Kepala Dinas Pendidikan Mengelus Dada Terulangnya Perbuatan Menyimpang Oknum Tenaga Pendidik

0 31
 H. Siswanto Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri
H. Siswanto Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri

infowonogiri.com  – WONOGIRI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri H. Siswanto menyesalkan terulangnya kembali perbuatan menyimpang yang diduga dilakukan oleh oknum guru atau tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Kismantoro.

“Masya Alllah, astagfirullahaladzimmmm,” ucap H Siswanto lirih saat menanggapi wartawan, Rabu (31/7) di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri di Sanggrahan Wonogiri Kota. Beberapa kali, H Siswanto mengulangi istigfar dan kalimat toyyibah sambil mengelus dada beberapa kali.

Secara lisan Siswanto menyatakan telah menerima laporan dari Kepala Unit Pelaksana Teknis(UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Kismantoro, -kebetulan namanya sama Siswanto. “Betul, memang saya sudah dapat laporannya,” ujar Siswanto.

H Siswanto menambahkan, Kepala UPT akan menyusulkan laporan resmi tertulis. Jika sudah ada laporan tertulis, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten menindaklanjuti dengan melakukan pembinaan, terhadap pelaku. “Meskipun dia WB, kita tetap akan memeberikan pembinaan” akunya.

H Siswanto berpendapat, seorang tenaga pendidik ditutut harus profesional dan harus mampu selalu menjaga moral dan ahlaknya. Karena itu ilmu agama dan keimanan seseorang menjadi satu satunya benteng pertahanan kepribadian seseorang.

Manakala iman dan ilmu agama terbatas, maka mudah tergoyahkan oleh pengaruh dari luar. “Mengaji (mempelajari agama) itu penting, tidak cukup hanya di sekolah dan masjid. Di rumah juga harus terus belajar, dan terapakan di lingkungan,” ujarnya.

Siswanto mencontohkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai profil seorang nabi yang diberi gelar sebagai uswatun khasana (suri tauladan) bagi milyaran umat. Sejak dulu kala sampai saat ini, ilmu dan hukumnya tetap berlaku sampai akhir jaman.

Seperti diberitakan, oknum anggota Polsek Bulukerto berpangkat Brigadir inisial Ist kurang lebih (30th) tertangkap basah diduga sedang berzina dengan San (30) warga RT 02 RW 01 Kelurahan Gesing Kecamatan Kismantoro, Rabu (24/7) sekira pukul 20.00 WIB.

Saat digrebeg keduanya dalam keadaan bugil di belakang Mapolsek Kismantoro. Oknum polisi itu pernah dinas di Polsek Kismantoro. Namun telah pindah ke Polsek Bulukerto. Sedangkan San adalah warga RT 02 RW 01 Gesing Kismantoro.

Kronologisnya, malam itu selepas adzan isya wilayah setempat mati lampu. Sebagian warga shalat isya lanjut taraweh. Sebagian lain yasinan di rumah warga setempat. Sejumlah pemuda tidak taraweh dan tidak yasinan.

Pemuda-pemuda mendapati laporan ada sepasang lelaki dan perempuan berlagak mencurigakan di tepi sungai belakang Mapolsek Kismantoro. Kemudian pemuda setempat menggerebgnya.

Ternyata oknum polisi berinisial Ist (30) dan San anak Ketua RT 02 RW 01, istri dari And guru SDN 1 Kismantoro. Kedua orang tua San, juga PNS Dinas Pendidikan, dan mertuanya juga pensiunan Kepala Urusan Agama.[Bagus]

error: Content is protected !!