Warung Makan Mak Lastri Brengeh Bulukerto

0 105

wonogiri

infowonogiri.com – BULUKERTO-Warung makan ini sering juga disebut dengan warung makan Brengeh. Warung ini terletak di Tenglik RT 01 RW 01 Nadi Bulukerto, di tepi jalan raya Slogohimo- Bulukerto kurang lebih 9 km dari arah Slogohimo menuju Bulukerto.

Warung ini terletak di tengah tengah persawahan dan di sebelahnya terdapat pengilingan padi, di jalan penghubung Slogohimo dan Bulukerto dan juga bisa tembus Magetan, Jawa Timur.

Pemilik warung ini bernama Lastri (35). Karena itu warung makan ini diberi nama Warung Mak Lastri Brenggeh. Usaha ini bermula dari usaha kecil kecilan yang menyediakan pecel makanan khas desa. Pembelinya adalah orang orang yang datang untuk mengiling padi.

Warung makan ini berdiri sejak 13 tahun yang lalu. Tepatnya esekia tahun 2000. Karyawan keluarga sendiri. Warung ini sejak didirikan menggalami renofasi pada tahun 2007 karena pengunjung semakin banyak.

“Warung ini sengaja memakai anyaman bambu sebagai dindingnya untuk menjaga kealamian dan menyelaraskan dengan suasana persawahan di sekitar warung,” tutur Mino (62) suami Lastri.

Warung Mak Lasti memiliki empat karyawan. Salah satunya Sukati (33). Dia mengatakan bahwa menu andalan adalah soto dan pecel. Adapun menu lainya ayam goreng, lele goreng, aneka sayur, aneka oseng, ragi daging sapi dan ada juga menu gorengan tempe, bakwan, tape goreng dan pisang goreng.

Dalam sehari Lastri bisa menjual kurang lebih 1000 biji gorengan. Warsi (53) juga karyawan warung. Perhari warung Mak Lasti membutuhkan bahan bakar LPg 3kg sebanyak 3 tangki. Dalam 3 hari warung Mak Lasti menghabiskan 1 kwintal beras.

Sedangkan untuk daging ayam dalam seharinya 35 ekor. Satu porsi soto dijual Rp.4000,- , dan nasi pecel plus ayam goreng Rp.9000,- Gorengan seharga Rp.500,- per biji. Omset penjualan rata rata Rp. 3.000.000,- per hari.

Tamu yang datang tidak hanya masarakat sekitar. Tetapi banyak pula dari pengunjung luar kota, yang melintasi jalanan Bulukerto Slogohimo. Salah satu pengunjung Swarno (36) warga Geneng Bulukerto sering mampir di warung ini. Alasannya murah meriah.

Rasanya cocok dengan selera masyarakat Bulukerto dan sekitarnya. Iswanti (32) mengaku sering membeli makanan di warung ini karena banyak menu pilihan. Karena Iswati tidak sempat masak sendiri di rumah. [Rama]

error: Content is protected !!