Tumor Payudara Pertemukan Mantan Penari dengan Kiyai

0 66
dewi
infowonogiri.com – SIDOHARJO – Yekti Dewi Retno Basuki dipanggil Dewi. Pada usia 23 tahun, menderita kangker payudara stadium tiga (parah). Saat itu, tahun 2003, kondisi tubuh Dewi kurus kering akibat tergerogoti virus kangker payudara. Rambutnya mulai rontok. Tangan kirinya sudah tak berfungsi. Kepala bagian kirinya terasa nyeri. Akibat tumornya telah menjalar ke saraf kepala bagian kiri dan tangan kirinya.
Usaha penyembuhan medis dan alternatif telah dilakukan. Namun tak kunjung sembuh. Bahkan kian parah. Nyaris saja Dewi putus asa. Beruntung orang tua Dewi, Sutrisno-Sri Sunarti tak putus asa. Orang tuanya terus berikhtiar. Saat itulah Dewi dipertemukan dengan Ust. Al Adiyat di Dusun Ketangi, Sempukerep Sidoharjo.
Dewi tidak ingin bicara jauh soal tomor payudara. Biarlah tumor payudaranya menjadi pengalaman berhikmah baginya, dan suaminya. Berkat pertolongan Tuhan YME melalui sentuhan tangan dingin Al Adiyat, payudara Dewi normal kembali tampa operasi. Berawal dari kangker payudara itulah Dewi – Al Adiyat mengikat hati, sehidup semati.
“Sakit yang dialami Dewi (waktu itu belum menjadi istrinya) saya obati secara alami, menggunakan minyak murni. Saat itu tumor payudara secara medis harus operasi. Dioperasi berarti payudaranya harus dibuang,” kata Al Adiyat yang datang ke Sidoharjo 2002 silam, kala itu datang bertujuan beribadah membangun masjid Nur Auliya.
Kehadiran Al Adiyat diterima masyarakat sekitar. “Pernah diultimatum warga, jika Pak Al Adiyat pindah tempat tinggal tidak akan dikasih surat pengantar pindaha,” ujar Dewi. (bagus).
error: Content is protected !!