Ternyata Tubuh Waluyo Membengkak Akibat Digigit Ular

0 47
 Waluyo (38)  korban gigitan ular
Waluyo (38) korban gigitan ular

infowonogiri.com – BULUKERTO – Masyarakat Desa Nadi dan sekitarnya saat ini sedang panen raya. Sebagian orang bekerja sebagai pemetik padi. Ada juga yang bekerja angkut hasil panenan. Suasana gotong royong dan kekerabatan sangat terasa. Warga setempat sering menyebutkan kerja sambatan.

Misalnya, Waluyo (38) seorang warga Desa Nadi yang berprofesi sebagai petani. Dia membantu tetangganya memanen padi. Saat memetik padi jari waluyo tergigit ular. Sedangkan temanya langsung mencari tali dan mengikat pergelangan tanganya dengan tujuan agar racun tidak tersebar. Dengan cekatan temanya bernama Sutris (45) tetangganya, mengantarkan korban ke RS Anggraini. Di sana dokter Anggraini sedang tidak ada di tempat. Korban ditangani oleh perawat. Setelah ditensi, Waluyo disuruh tidur terlentang. Tali ikatanya dilepas oleh perawat. Setelah itu pergi beberapa menit. Setelah kembali ternyata mengabil obat. Jari tangan waluyo dirobek memakai pisau. Kemudian menekan jari tangan yang tergigit ular. “Dari bekas gigitan itu keluar darah matang,” kata Waluyo.

Kemudian Waluyo diperbolehkan pulang. Namun sampai di rumah, lengan tangan Waluyo membengkak. Dia mengira efek dari obat. Iapun tetap rajin mengkonsumsi obat sesuai resep sang perawat. Selang tiga hari badannya membengkak. Kondisi tersebut dialami selama seminggu. Kemudian perutnya membuncit. Akhirnya Waluyo diantarkan berobat ke RS Amal Sehat Slogohimo. Dokter setempat menyarankan agar dirujuk ke RSUD Wonogiri. Setelah opname selama 4 hari kondisi Waluyo membaik. Namun sampai kini Waluyo tidak tahu jenis ular apa yang menggigit jarinya.[Rama]

error: Content is protected !!