Suparno Salah Satu Perantau Sukses Yang Membangun Desa Kelahirannya

0 446
Suparno Salah Satu Perantau Sukses Yang Membangun Desa Kelahirannya
Suparno Salah Satu Perantau Sukses Yang Membangun Desa Kelahirannya

infowonogiri.com – SIDOHARJO – Banyak perantau dari Kabupaten Wonogiri dikenal sebagai pengembara yang ulet dan tekun. Banyak perantau yang meraih sukses di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Antara lain sukses sebagai karyawan swasta, pengusaha, maupun sebagai pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri. Bahkan tidak sedikit yang sukses sebagai wakil rakyat.

Salah satu karakter masyarakat Wonogiri adalah tidak melupakan tanah kelahirannya, dengan makna yang luas. Namun belum semua perantau yang sukses asal Kabupaten Wonogiri, peduli terhadap pembangunan masyarakat di desa seutuhnya. Perantau Wonogiri yang sukses di Jabodetabek, dan peduli terhadap pembangunan masyarakat di Wonogiri salah satunya adalah Suparno.

Berikut wawancara dengan Suparno di rumahnya di Desa Widoro Kecamatan Sidoharjo, Minggu (30/6). Suparno bukanlah tokoh politik. Sama sekali tidak mempunyai latar belakang organisasi politik apapun. Di dalam benaknya, Suparno tidak pernah berpikir dan bertindak politis. Prinsip dalam hidupnya adalah bekerja dan beribadah. Yaitu kembali ke Desa untuk membangun Desanya.

Berbuat baik membangun kemaslahatan umat tidak harus melalui jalur politik, menjadi pejabat atau wakil rakyat. Terdapat banyak jalan yang bisa ditempuh untuk memajukan masyarakat Desa. Harapannya harkat dan martabat penduduk Desa Widoro semakin meningkat. Salah satu contoh adalah yang dilakukan oleh Suparno. Suparno memulai membangun sumber daya manusia melalui beberapa bidang.

Apa-apa saja yang dikerjakan oleh Suparno? Sebelum menceritakan karya nyata Suparno, terlebih dahulu perlu mengetahui siapakan Suparno ini. Suparno lahir 4 Juni 1970 di Dusun Klampok Desa Tempursari Sidoharjo. Suparno besar di Desa Widoro Sidoharjo. Suparno dikaruniai dua orang anak dari satu istri bernama Sumarni. Istri kelahiran Lampung, namun orang tua asli Sidoharjo. Anak pertama semester 2 dan anak kedua SMA kelas XI.

Suparno menempuh pendidikan SD di Widoro dan SMP Gajah Mungkur di Sidoharjo. Melanjutkan SMEA (saat ini SMK) di Jakarta. Setelah menamatkan SMEA, Suparno bekarja di Motul Oli di Jakarta, sebagai marketing ekskutif selama 13 tahun. Cukup berpengalaman sebagai karyawan perusahaan oli pelumas, Suparno memilih keluar dengan cara baik dan terhormat.[bersambung][Bagus]