Motif Penganiayaan Itu Gara Gara Murid Saling Mengolok-olok

0 35
Ayah koran penganiayaan bersama LSM Maskhi Solo melaporkan ke Komisi D'DPRD Wonogiri
Ayah koran penganiayaan bersama LSM Maskhi Solo melaporkan ke Komisi D’DPRD Wonogiri

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Oknum guru MTs swasta di Pracimantoro berinisial EP (35) yang diduga menganiaya muridnya, berinisial Sgt (15), juga dilaporkan ke Komisi D DPRD Wonogiri. Sebelumnya EP guru agama pelajaran Fiqh itu sudah dilaporkan ke Mapolsek Kismantoro atas tuduhan yang sama, menganiaya murid kelas IX itu.

Pihak yang melaporkan ke DPRD Wonogiri adalah ayahnya, yaitu Joko Santoso (45). Joko Santoso didampingi anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) MASAKHI (Masyarakat Anti Anarkhi).

Sgt adalah siswa kelas IX MTs swasta Kecamatan Pracimantoro. Sgt adalah warga penduduk Desa Sambeng Kecamatan Pracimantoro.

“Kami meminta wakil rakyat menerima dan menindaklanjuti laporan kami. Kami juga menginginkan Komisi D DPRD memanggil pihak terkait, untuk kemudian menggelar hearing,” ujar Coco mewakili orang tua korban dan sebagai juru bicara LSM MASAKHI Solo.

Laporan diterima Ketua Komisi D ‘DPRD Wonogiri Sriyono dan sekretarisnya Ahmad Zarif. Sriyono menyampaikan terimakasih atas laporannya. Pihaknya siap menindaklanjuti laporannya. Namun belum bisa mengagendakan hearing (dengar pendapat) sebab dalam pekan-pekan ini padat kegiatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa penganiayaan itu terjadi saat jam pelajaran ilmu fiqh. Sigit ditampar sekali dan ditonjok 2 kali karena mengolok-olok oknum guru itu, dengan menyebut EP sebagai guru yang sok tahu. Sgt mengatakan guru sok tahu, karena EP juga mengolok-olok mengatakan Sgt sok nyabun (onani) di rumah.[Bagus]

error: Content is protected !!