Mandikan Dia Dengan Air Sertai Daun Bidara

0 57
Pegiatan pengajian ahad pagi jamaah masjid alfurqon donoharjo wonogiri
Pegiatan pengajian ahad pagi jamaah masjid alfurqon donoharjo wonogiri

infowonogiri.com – WONOGIRI –  Ibnu Abas RA berkata “Tatkala seorang laki laki terjatuh dari kendaraan lalu dia meninggal, beliau bersabda mandikanlah dia dengan air serta daun bidara,” itulah penggalan terjemahan hadits Rasulullah yang disampaikan oleh Abu Abas RA.

Hadis tersebut menjadi pembukaan pada acara pengajian Ahad pagi (21/7/2013) di masjid Al Furqon Donoharjo Wuryorejo Wonogiri. Hadis tersebut dibacakan oleh Ust. H. Ali Yatiman yang juga Ketua Takmir Masjid Al Furqon. Pengajian dihadiri sekira 70 jamaah Masjid Al Furqon.

Dijelaskan, bahwa memandikan menjadi syarat utama sebelum jenasah dishalatkan. Syarat memandikan harus diberi daun bidara. Karena daun bidara akan mampu menghilangkan kotoran (yang paling kotor) pada tubuh jenazah. Daun bidara mampu menyamai fungsi sabun mandi. Kalau tidak ada daun bidara, bisa digantikan dengan sabun wangi, atau sabun mandi sejenisnya.

Syarat memandikan tiga kali basuhan, lima kali basuhan, atau lebih dengan syarat jumlahnya ganjil. Basuhan terakhir hendaknya dicampur dengan kapur barus. Tahap berikutnya, jenasah harus diwudhukan.

Mulailah memandikan dengan membasuh atau membahasahi tubuh jenazah dari bagian kanan terlebih dahulu disusul pada bagian kiri. Terus berulang-ulang dalam jumlah ganjil.

Sedangkan yang berhak memandikan adalah, jika mayat laki laki maka harus yang memandikan laki-laki. Jika perempuan maka harus perempuan. Terkecuali muhrimnya diperobolehkan. Selama jenazah dimandikan hendaknya dilaksanakan dalam ruang atau tempat yang tertutup. Tujuannya agar aurat jenazah tidak terlihat. Sehingga rahasia tubuh jenazah tidak tampak terlihat.

Hukum memandikan jenazah adalah wajib (fardhu) kifayah, seperti laiknya yang dicontohkan Rasulullah dan para sahabatnya. Rosulullah juga mencontohkan agar jenazah dikafani sekurang kurangnya setangkep kain yang mampu menutup seluruh tubuh jenazah, jika laki laki minimal tiga tangkep. Kemudian dishalatkan. Setiap pelayat hendaknya menyolati. Dan masih ada beberapa syarat lain dalam pelaksanakan mengurusi jenasah sampai dikebumikan. Insya Allah akan dibahas dalam kesempatan lain

error: Content is protected !!