Luar Biasa…SMPN 2 Jatisrono Contoh Sekolah Berwawasan Lingkungan Se Jawa Tengah

0 113
Kepala SMPN 2 Jatisrono Wonogiri Dra Ninuk Dwi Sutartini
Kepala SMPN 2 Jatisrono Wonogiri Dra Ninuk Dwi Sutartini

infowonogiri.com – JATISRONO – Kurikulum sekolah berwawasan lingkungan kini mulai diajarkan kepada anak-anak. SMPN 2 Jatisrono Wonogiri menjadi salah satu contoh sekolah berwawasan lingkungan di Kabupaten Wonogiri, bahkan di Jawa Tengah. SMPN 2 Jatisrono meraih pringkat pertama sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kedepan SMPN 2 berharap sukses meraih yang terbaik di tingkat Nasional.

Apa yang dilakukan civitas akademika SMPN 2 Jatisrono ini ? Sekolah ini dipimpin oleh Dra Ninuk Dwi Sutartini sebagai Kepala Sekolah awal 2011. Ninuk berhasil merangkul para pengambil kebijakan untuk bersama sama membangun sekolah yang asri dan berwawasan lingkungan.

Antara lain para guru, karyawan, murid, wali murid, tokoh agama tokoh masyarakat (togatomas), Muspika, Muspida, dan LSM pemerhati lingkungan untuk mewujudkan cita citanya membangun sekolah berwawasan lingkungan.

Para stakeholder itu dilibatkan langsung menanam pohon, setiap hari. Programnya Satu Siswa Satu Pohon Cinta Lingkungan (SASIS SAPOCIL), SAGUSAPOCIL (Satu Guru Satu Pohon Kecil), SAUT SAPOCIL (Satu Orang Tua Satu Pohon Cinta Lingkungan), SAKASAPOCIL (Satu Karyawan Satu Pohon Cinta Lingkungan), SAKO SAPOCIL (Satu Komite Satu Pohon Cinta Lingkungan) Satu Tamu Satu Satu Pohon Cinta Lingkungan (SATA SAPOCIL ), SABOSAHACIL (Satu Botol Satu Hari Cinta Lingkungan).

Program tersebut ternyata berjalan cepat. Sebab semua mendukung dan mau berkerja bergotong royong untuk mewujudkan SMPN 2 menjadi sekolah yang hijau bersih dan sehat. SMPN 2 memiliki lahan seluas 19.500M2. Dua pertiga lahan untuk gedung. Selebihnya sebagai lahan hijau. Sampah dedaunan dari lingkungan sekitar dijadikan bahan pupuk organik. Limbah berbahan plastik bening dijadikan minyak destilasi (sebagai bahan bakar). Plastik warna dijual atau didaur ulang untuk kepentingan penanaman pohon. “Progam itu masuk kurikulum Ajeg Lestari,” kata Ninuk.[Bagus]

error: Content is protected !!