Ketika Polisi Mengaku Kesulitan Menelusuri Penjual Miras

1 25
Hasil sitaan operasi pekat tim Polres Wonogiri | Foto Bagus
Hasil sitaan operasi pekat tim Polres Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – EROMOKO – Apakah anda percaya, ketika seorang pejabat polisi mengaku kesulitan menelusuri toko atau warung yang menjual minuman beralkohol alias minuman keras (miras) ? Kalau memang betul mengalami kesulitan, apakah karena saking pinternya penjual miras ?

Atau karena faktor lain, misalnya profesionalisme pihak kepolisian? Kalau memang betul kesulitan akibat pinternya pendagang menjual miras, saya kira masyarakat siap membantu menunjukan keberadaan toko atau warung penjual miras.

Tetapi jika karena ke-tidak-profesionalan polisi, maka masyarakat sulit untuk membantu polisi. Karena negara telah memberikan amanah kepada polisi untuk menjadi pelayan pelindung dan pengayom bagi masyarakat.

*Toko Bangunan Kedapatan Menjual Miras

Jajaran Polres Wonogiri menjelang puasa romadhan menggelar kegiatan Operasi Pekat (OP) 2013. OP 2013 berakhir 9 Juli lalu. Hasilnya menyita 3.792 botol miras berbagai jenis. Miras tersebut disita dari 40 pedagang di 17 dari 25 kecamatan se Kabupaten Wonogiri.

Delapan dari 25 kecamatan nihil penjual miras. Namun diperkirakan ada penjual miras di 8 kecamatan tersebut, akan tetapi belum atau tidak diketahui. Kasat Sabhara Polres Wonogiri AKP Sali kepada wartawan menyatakan wilayah terbanyak penjual miras adalah Eromoko.

“Paling banyak ditemukan di Eromoko. Sulitnya mencari keberadaan penjual miras di sana karena ternyata yang jualan pemilik toko bangunan besar. Kalau tidak ngeh enggak tahu karena ngertinya toko bangunan,” ujar Sali kepada wartawan.[Bagus]

error: Content is protected !!