Karyawan PLN Berhasil Ungkap Kasus Penggelapan Mobil

1 75
Barang bukti  KBM Mobil Daihatsu Xenia
Barang bukti KBM Mobil Daihatsu Xenia

infowonogiri.com – WONOGIRI – Karyawan PT.PLN di wilayah Kabupaten Wonogiri, Sugeng Ariyanto berhasil mengungkap kasus kejahatan penggelapan mobil Xenia AD 8698 SG. Mobil tersebut berhasil diamankan berkat bantuan Polsek Wonogiri Kota kerjasama dengan Polsek Nguntoronadi.

Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani melalui Kapolsek Wonogiri Kota AKP Hadijah Sahab mengemukakan, mobil tersebut berhasil diamankan pada Rabu (10/7) lalu. Pada hari itu mobil tersebut dikemudikan oleh Slamet Riyanto (43) warga Wantilan 6/3 Jelogo, Wonosari, Klaten.

Kasus tersebut terungkap, ketika Sugeng Ariyanto memergoki mobil tersebut melintas di wilayah Wonogiri Kota. Melaju ke arah timur. Sugeng kemudian membuntuti laju mobil tersebut. Kemudian menginformasikan kepada Polsek Wonogiri Kota.

Anggota Polsek Wonogiri Kota kemudian meminta bantuan Polsek Ngadirojo. Namun Polsek Ngadirojo gagal menangkap mobil tersebut. Informasi diteruskan ke Polsek Nguntoronadi. Polsek Nguntoronadi akhirnya berhasil melakukan pencegatan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, bahwa benar mobil tersebut adalah milik Sugeng Ariyanto (38) alamat Wuryantoro Kidul 3/1 Wuryantoro. Sugeng saat ini tercatat sebagai karyawan PT PLN Wonogiri, yang bekerja di bawah salah satu perusahaan rekanan PT PLN.

Selama ini, sejak Januari 2013 lalu, hilang setelah sebelumnya disewa oleh seorang berinisial An warga Wonokarto Wonogiri. An waktu itu mengatakan hanya menyewa beberapa hari. Namun sampai tujuh bulan mobil tidak dikembalikan.

Polisi menduga, mobil itu telah berpindah pindah tangan lebih dari dua orang. indikasinya, Slamet Riyanto mengaku tidak menerima dari An, orang yang pertama menyewa kepada Sugeng Ariyanto. “Dia bilang tidak dari An. Tapi dari orang lain. Ini yang sedang kita selidiki,” ujar Kapolsek.

Sugeng Ariyanto selama ini adalah pengelola rental mobil bekerja sama dengan kerabatnya, tinggal di Lingkungan Bahuresan Wonogiri Kota. “Barang bukti masih kita amankan guna penyelidikan,” tandas Kapolsek.[Bagus]

error: Content is protected !!