Enam Tangki BBM Kencing Libatkan Pengusaha RM & Supir

0 60
Barang bukti 6 mobil tangki dan drum
Barang bukti 6 mobil tangki dan drum

infowonogiri.com – NGADIROJO  – Belasan orang yang diduga terlibat kejahatan tengki BBM kencing alias menurunkan sebagian isi bahan bakar (BBM) solar diduga melibatkan seorang pengusaha rumah makan dan enam pengemudi truk tengki.

Seorang pengsuha itu adalah berinisial SGP alias Sugeng Petruk warga di Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. Sugeng adalah pengusaha RM Putra Jaya grup. Sugeng diamankan polisi sekira pukul 22.00 WIB, pada hari Rabu (17/7) sekira pukul 22.00 WIB, di Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri.

Sedangkan enam supir truk tengki BBM adalah Sulistiyanto (31) warga Borobudur Semarang, Edy Wicaksono (31) warga Dusun Kerawang Baru 9/6 Semarang, Slamet Priyono (37) warga Karungan Plupuh Sragen, Dwi Haryadi (39) warga Bolotepus Mejobo Kudus, Sunarto (35) warga Jatirejo Gunungpati Semarang, dan Setiaji (37) warga Wonosalam Kabupaten Demak.

Ke enam truk tangki  ( sebelumnya tertulis 7 mobil tangki ) kencing itu bertuliskan Agen BBM Industri PT Karya Wiguna Penyalur BBM Non Subsidi Eceran. Truk Nopol AD 1761 GP, H 1990 CF, H 1983 CF, H 1829 CF, H 1869 BP, H 1876 AF. Dua truk tengki kapasitas masing masing 16000 liter. Empat truk tengki kapasitas masing masing 32000 liter. Satu unit truk tengki diduga milik Sugeng Petruk.

Pelaku dan barang bukti tersebut berhasil diamankan di sisi selatan RM Putra Jaya 2 Ngadirojo. Tepatnya di depan Gudang Putra Diafan Ngadirojo. Barang bukti dipolisline di sisi selatan RM Putra Jaya 2 Ngadirojo. Semalam truk tangki milik Sugeng masih ada di TKP, saat ini belum diketahui.

Namun siang kemarin belum diketahui keberadaanya. Semua truk tengki sudah kencing BBM solar. Masing masing truk tengki kencing sebanyak 400 liter. BBM solar tersebut ditimbun di TKP. Barang bukti alat pompa dan selang penyedot BBM diamankan di Polres Wonogiri.

Di lokasi penangkapan juga didapatkan 36 drum isi BBM solar. Masing masing drum berisi 220 liter solar. Total sekira 7.920 liter solar. Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani menyebutkan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang disampaikan ke kesatuannya.[Bagus]

error: Content is protected !!