Video Saru Guru SD Itu Beredar Menjelang Diwisuda Sebagai Sarjana

0 75
Beredar Video
Beredar Video “saru” Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro

infowonogiri.com – WONOGIRI – Pada Hari Selasa tanggal 28 Mei 2013 lalu semestinya menjadi puncak kebahagiaan Saf dan keduan orang tuanya. Pasalnya pada hari itu pula, semestinya Saf diwisuda sebagai sajana bahasa Inggris.

Saf adalah mahasiswa UT Fakultas Bahasa mengambil program bahasa Inggris.Namun fakta berkata lain. Antara 4 hingga 3 hari menjelang tanggal 28 Mei di wilayah Kecamatan Purwantoro telah beredar video “saru” dengan bintang oknum guru SD di salah satu sekolah di Desa Lemahbang Kecamatan Kismantoro. Oknum guru itu diduga mesum dengan perempuan Salon di Purwantoro.Sejak kabar miring itu pula, Saf menghilang entah ke mana. Informasi itu diperoleh dari kedua orang tuanya maupun pihak SD Negeri 2 Lemahbang Kecamatan Kismantoro.

  “Dia (Saf) adalah mahasiswa UT (Universitas Terbuka) semestinya kemarin pas Wisuda, karena dia dinyatakan lulus,” ujar Susilo Kepala SD Negeri 2 Lemahbang.

Dijelaskan, bahwa Saf, memang benar pernah mengajar di SD Negeri 2 Lemahbang. Statusnya sebagai guru magang alias wiyata bhakti (WB). Saf memulai sebagai guru WB di SD setempat sejak tahun 2009. WB tersebut dijalaninya sebagai syarat memenuhi tugas kampus. Istilahnya sebagai guru muatan lokal (Mulok). Dia mengajar kelas 4, 5 dan 6. Masing-masing kelas mendapatkan dua jam pelajaran. Dalam sepekan Saf hanya mengajar sehari saja. Sejak semester akhir sebagai mahasiswa, sekira awal 2012 Saf berhenti mengajar.

Purwoto (48) guru kelas dua yang sudah 23 tahun mengajar di SD 2 Lemahbang menjelaskan, sejak akhir Januari Saf tidak pernah terlihat mengajar. “Dulu pernah mengajar di sini tapi cuman seminggu sekali. Setahu saya dulu mengajar untuk memenui tugas kuliahnya, sebagai guru muatan lokal,” katanya.

Kepala sekolah SD N 2 Lemahbang Kismantoro, Susilo  Purwanto Spd, mengaku terkejut ketika mendengar kabar, bahwa Saf menjadi pemeran dalam adegan mesum dalam viideo yang marak beredar di Distrik Purwantoro.

“Saya tidak menyangka Saf berbuat seperti itu,” ujar Kasek saat bertemu di Kantor Dinas Pendidikan UPT Kecamatan Kismantoro. Dijelaskan, Saf mulai mengajar sejak Juni tahun 2009 hingga akir 2012. “Setelah itu tidak ada kabarnya, tahu tahu kemaren ada kabar Saf bermasalah. Beritanya sudah muncul di media. Kami langsung mengambil langkah rapat,” katanya. Saf, tambah Susilo, dikenal sebagai lelaki pendiam dan pemalu. “Sungguh kami sayangkan padahal bulan ini harusnya dia diwisuda,” pungkasnya.

Sementara, orang tua Saf, tampak syok setelah mendengar kabar anaknya mendapat masalah ini. Saat ditemui di rumahnya, kedua orang tuanya tidak mau memberikan keterangan pada wartawan. “Masalah sudah selesai, saya tidak tau anak saya di mana,” katnya sembari menyuruh wartawan pulang dari rumahnya. Ayah Saf mengaku bersungguh sungguh mengarahkan anaknya agar menjadi guru. Bahkan ayahnya telah menyiapkan uang Rp.30 juta untuk biaya kuliah.  Uang itu hasil menjual rumah limasan. Rencananya uang itu dititipkan ke Kasek SD Negeri 2 Lemahbang, namun ditolak Susilo Purwanto. Kemudian uang itu dititipkan kepada saudaranya, blantik Sapi.

Terpisah warga sekitar mengaku tidak heran mendengar kabar miring mentang Saf. “Kelakuan Saf, memang kayak gitu, suka gonta ganti cewek,” katanya.[Bagus]
error: Content is protected !!