Tak Ada Yang Menduga Guru SD Itu Gantung Diri

0 90

tewas tragisinfowonogiri.com – JATISRONO – Tiga hari pasca kematian guru SDN 1 Boto, Jatiroto Yuliana Budi Santoso (52) banyak warga Slogohimo dan sekitarnya tidak percaya atas kematian almarhum secara tragis, yaitu dengan cara bunuh diri menggunakan tali diikatkan di pohon. Terlebih Budi juga dikenal sebagai pelatih ilmu bela diri salah satu  organisasi perguruan bela diri.  

Di wilayah Slogohimo dan sekitarnya almarhum dikenal sebagai pria yang baik, sopan santun dan selalu menghargai orang lain. “Dalam kehidupan sehari hari beliau selalu rendah hati, pendiam gak banyak omongan” ujar Suwardi (27) Warga Sedayu Slogohimo.

Adik ipar korban berinisial HS (28), membantah pemberitaan koran lokal terbitan Solo. “Tidak benar kalau kakak saya bunuh diri  karena banyak hutang dan setiap hari didatanggi deb colektor (DC). Kalau benar siapa narasumbernya?,” tandas HS. HS menghimbau siapapun yang mempunyai piutang terhadap kakaknya, disarankan datang ke rumah untuk menyesaikan urusannya.

HS menambahkan, semasa hidup, kakak iparnya sering tirakat dan mengamalkan ilmu gaib. “Dia jarang tidur di rumah. Di manapun ada tempat angker pasti didatangginya. Sudah sering sering diingatkan kelaurganya, tetapi tetap dilakukan,” tandas HS.

Seperti diberitakan INFOWONOGIRI sebelumnya , Yuliana Budi Santoso adalah warga Dusun/Desa Semen RT 3 RW 1 Jatisrono. Dia tewas gantung diri di pohon mete Minggu (9/6) karena calon kades yang didukungnya kalah.Beberapa hari sebelum gantung leher, Budi kirim SMS ke teman guru yang meminjamkan uang. Korban berpesan jika menagih hutang disarankan langsung ke keluarganya. Alasannya Budi tak sanggup membayar hutangnya. (N 420)

error: Content is protected !!