Si Anak Yatim Yang Mandiri

3 178
Lesna Purnawan , SE
Lesna Purnawan , SE

WONOGIRI – Lesna Purnawan Pria kelahiran 9 Maret 1988 terlahir di daerah terpencil di selatan Wonogiri tepatnya di Kecamatan Giritontro, dari keluarga kalangan di bawah rata-rata (baca: miskin) dan ia hanya mampu menamatkan pendidikan sekolah dasar (SD) pada tahun 2001,setelah lulus SD ia belum bisa langsung melanjutkan ke SMP karena sejak kelas 1 SD sudah ditinggal ayahnya karena meninggal dunia, sejak itulah ia menjadi seorang yatim, dari sinilah yang melatarbelakangi dan keterbatasan biaya menjadikan ia tidak dapat melanjutkan pendidikan berkelanjutan.

Setelah lulus SD Tahun 2001 ia merantau ke Solo Baru, di sini ia memulai perjuangan hidupnya dalam meraih cita-cita untuk melanjutkan sekolah. Saat di Solo Baru ia memulai keberuntungannya menjadi penjual koran di sekitaran Perumahan Solo Baru, aktivitas itu di jalaninya dari selesai sholat subuh sampai jam 9 pagi, di samping menjadi penjual koran ia memanfaatkan waktu luangnya menjadi tukang parkir di pelataran parkir “PICCO Baby Shop, dan Shiatsu Solo Baru” dan menjadi muadzin di masjid baitul makmur Solo baru“ndhelalah” jarak lokasi parkir dengan masjid tidak terlalu jauh,aktivitas itu bisa ia jalani dengan baik, dan malam harinya ia kadang tidur di masjid, terkadang ia numpang di rumah saudaranya (Pak heru Suprapto) diwilayah Langenharjo, Solo Baru, aktivitas itu ia jalani semata-mata hanya memohon ridho Allah SWT dan harapan dapat melanjutkan Sekolah, namun sejak tahun 2001-2004 ia belum ia belum mampu menggapai cita-citanya untuk bisa sekolah.

Karena keinginan untuk sekolah sangat mengebu dalam jiwanya, pada tahun 2004 ia nekat mengadu nasib di Jakarta tepatnya hijrah ke Ciputat, dengan berbekal tekad dan niat untuk melanjutkan pendidikan SMP, SMA, dan pendidikan yang berkelanjutan, di ciputat ia menumpang rumah saudara ibunya  di rumah pasangan (H. Sartono, S.sos dan Hj. Haryanti, S.sos, M.Si) di sana ia sambil bekerja serabutan dan tetap dengan tekadnya untuk sekolah, siang harinya ia bekerja dan malam harinya ia gunukan untuk sekolah. Pada tahun 2013 ia menamatkan pendidikan Strata 1 (S1) di Sekolah Tinggi Ilmu Manejeman Budi Bakti (STIM BUDI BAKTI) Bekasi, sebuah kisah dan perjalanan panjang dalam meraih semua ini pertigaan, tikungan, perempatan,h bahkan jalan berlubang ia lalui untuk bisa melanjutkan sekolah SMP, SMA, hingga aS1 tanpa biaya dari orang tuanya namun ia tetap menjadi anak yang rendah hati dan apa yang di lakukan selalu di niatkan karena memohon keridhoan dari Allah SWT. “Tanpa Ridho mamak (ibu) dan Ridho Allah SWT saya tidak bisa sekolah dan sampai di ciputat, apa yang saya lakukan ini niat karena Allah SWT dan saya dedikasan sepenuhnya untuk mamak saya mas, tuturnya kepada infowonogiri.com 

Di ujung tahun 2009 ia bekenalan dengan seorang gadis asal wonogiri melalui jejaring sosial Facebook (FB) dan pada Januari 2010 ia menikahi Anie Pujiyati, S.Pt Perempuan yang berdomisili di Jl. Klengkeng 2 No. 1, Kerdukepik, Giripurwo, Wonogiri Putri pasangan H. Sumarsono (Pegawai BRI Cab. Wonogiri) Hj. Ratmini (Pengusaha Rias Pengantin dan Dekorasi) “SEKAR JAGAD” pada saat itu ia masih berusia 21 Tahun dan masih kuliah semester 3, niat dan tekad karena Allah SWT ia memberanikan diri melamar dan menikahi Anie Pujiyati, S.Pt. Dan Januari 2011, pasangan ini di karunia seorang Putra bernama UMAR JAGAD RAZAQ ANIE LESNA.  Percintaan Lesna Purnawan dan Anie pujiyati yang relatif singkat melalu jejaring sosial Facebook karena di anggap menarik dalam fenomena era teknologi kisahnya pernah di angkat MAJALAH INTISARI Edisi 574 Maret 2011 “Menjemput Jodoh di Internet”.

Alhamdulillah biarpun saya “belum kaya raya dalam hal finansial”, namun saya sangat bersyukur bisa menjadi seperti ini mas, tanpa ridho Allah, SWT saya yakin tidak bisa seperti ini. Semoga saya bisa meraih mimpi-mimpi saya kedepan yaitu hidup saya banyak bermanfaat untuk masyarakat, dalam bentuk pengabdian di jalur politik semata-mata atas dasar karena Alloh, SWT dan dari pengalaman hidup saya yang memacu diri saya untuk mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat. Bukankah Pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 disebutkan bahwa “fakir miskin dan anakanak terlantar dipelihara oleh Negaratetapi nyatanya masih banyak masyarakat miskin yang terlantar,Tuturnya kepada infowonogiri.com

Lesna Purnawan juga aktif di kegiatan organisasi sosial seperti di Paguyuban keluarga Wonogiri (PAKARI), Paguyuban Jawa tengah (se-jabodetabek) PJT, Kawedanan Baturetno (KABARET COMMUNITY) dll. Dari kegiatan itulah ia banyak menimba ilmu dan jaringan di antaranya dengan tokoh-tokoh Jawa-tengah, Wonogiri Serta banyak belajar serta menjalin persahabatan dengan para Akademisi, Mahasiswa, Seniman, birokrat, politikus, pengusaha asli dari wonogiri yang berada di jabodetabek, dan di daerah, serta tokoh-tokoh nasional lainnya. Banyak rekan-rekan mengatakan kalo Lesna purnawan ini termasuk pribadi yang supel dan bergaul dengan siapapun dari kalangan bawah sampai kalangan atas, sebagia contoh dengan tokoh-tokoh dari wonogiri antara lain, Agus Heryawan Effendy, SE., MM. biasa di kenal “Agus Bering”, Sugiyatno Adi Prayitno, SE., MM. Drs, H. Sudarmanto Leles, MM dll. Pekerjaan yang ia geluti saat ini di bidang Percetakan dan Penerbitan, dianataranya Lesna Printing, Lesna Publishing, Lesna Jagad Offset, serta menjadi Wartawan di media online dan cetak.

Saat ini Lesna Purnawan di beri amanah oleh Ketua DPC PPP WONOGIRI Anding Sukiman, S.Pd untuk menempati posisi sebagai CALEG DPRD WONOGIRI DAPIL 1Nomor Urut 4meliputi Kecamatan Wonogiri, Selogiri, Wuryantoro, Eromoko, Manyaran, dariPartai Persatuan Pembangunan (PPP). Dengan harapan dapat menjadi politisi muda yang berintegritas, amanah dan benar-benar memperjuangkan kesejahteraan masyarakat wonogiri, atas dasar pengalamam hidupnya yang bisa di katakan “pahit” dan dari keluarga kalangan dibawah rata-rata serta menjadi anak yatim sejak masih kelas 1 SD Insya Allah benar-benar menjadi wakil rakyat yang amanah. 

Visi:

Membangun wonogiri lebih baik

Misi:

  1. meningkatkan ketahanan pangan rakyat wonogiri secara berswasembada

Program:

  1. Pembagian bibit tanaman industri/produktif.

  2. penyuluhan pertanian/peternakan/perikanan melalui kelompok tani mandiri unggul.

  3. Pemberdayaan potensi pangan berdasarkan sub kewilayahan.

  1. Merevitalisasi identitas wonogiri sebagai salah satu pusat peradaban Jawa yang berciri khas dan adi luhung.

Program:

  1. Revitalisasi sentra industri tatah sungging dan pewayangan.

  2. Revitalisasi pemanfaatan museum wayang sebagai salah satu aset pelestarian budaya.

  3. Revitalisasi seni budaya melalui pembinaan anak usia sekolah, misalnya seni karawitan, macapatan, seni tari jawa, kursus pewayangan, seni tatah sungging, ukiran, tari topeng, reog, dan seni kerajinan lainnya sesuai dengan potensi masing-masing anak.

  4. Menyusun kebijakan yang ramah terhadap seniman lokal, kemudahan pementasan, kemudahan sponsorship pagelaran.

  5. Membuat gedung pentas/teater bersama bagi para seniman lokal untuk dinikmati bersama.

  6. Mendukung terbentuknya lembaga-lembaga pengkajian budaya sebagai ajang bertukar pandangan masyarakat luas demi kemaslahatan masyarakat Wonogiri secara keseluruhan.

  1. Membangkitkan kelompok usaha kerakyatan yang pro terhadap potensi penduduk lokal (pro local people), penciptaan dan perluasan lapangan kerja (pro job), peka lingkungan dan sumber daya hidup (pro environment), dan mengutamakan kelestarian hasil dampak pengembangan yang bermanfaat (pro sustainability)

 Program:

  1. Mengerakan ibu-ibu PKK dan remaja non sekolah melalu pelatihan ketrampilan dan kewirausahan

  2. Mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah yang berlandaskan pada pemanfaatan potensi sumber daya alam dan keahlian lokal.

  3. Merevitalisasi dan melindungi pergerakan ekonomi kerakyatan di pasar-pasar tradisional dan tradisi agraris .

  4. Mendukung terbentuknya usaha jasa pariwisata yang dikelola oleh perseorangan, kelompok, maupun desa sebagai media perwujudan kemerdekaan untuk berusaha dan mengambil manfaat dari sumber daya pariwisata yang dikuasainya secara pribadi dengan kemudahan perijinan dan sebagainya.

  1. Mendukung penyelenggaran pendidikan yang berkwalitas, bermoralitas, berakhlak mulia dan setara.

Program:

        1. Mendukung sistem pendidikan keagamaan, pesanteren-pesantren yang sudah ada, dan majlis taklim

        2. Menyusun kebijakan Pembenahan untuk sistem pendidikan usia dini (PAUD).

        3. Mendorong pengiatan ekstrakurikuler sekolah-sekolah melalui kegiatan yang bernuansa kebudayaan, berketrampilan/berkeahlian khusus, dan berkarakter

        4. Mendorong kebijakan peningkatan ksesehajteraan guru honorer, terutama untuk tingkat pendidikan pra sekolah (PAUD dan TK) dan pendidikan dasar (SD dan SMP).

        5. Mendorong pembangunan Asrama Mahasiswa Wonogiri (AMAGIRI) di kota-kota pusat pendidikan (Solo, Yogjakarta, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Denpasar).

        6. Mendorong terwujudnyanya kelembagaan Organganisasi kemahasiswaan wonogiri (HIMAGIRI)

        7. Mendorong kebijakan pemda memberi beasiswa kepada mahasiwa wonogiri beprestasi.

 Pembaca dapat berkomunikasi dengan Lesna Purnawan melalui:

Twitter : @lesnapurnawan

Facebook : Lesna purnawan

Telepon/sms : 0821 25 388 014 | 087 8080 53 879

Website : www.lesnapurnawan.com

Alamat : Jl. Klengkeng 2 No. 1, Kerdukepik, Giripurwo, Wonogiri

error: Content is protected !!