Rumah Tiban Desa Semen , Juru Kuncinya Perempuan

0 510

rumah tiban

infowonogiri.com – JATISRONO – Desa berada di paling timur di wilayah Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Posisinya berbatasan dengan wilayah Kecamatan Slogohimo. Di Desa setempat, tepatnya di RT 02 RW 03 terdapat rumah tiban. Sinem (83) yang sehari-hari biasa dipanggil Mbok Darno adalah juru kunci rumah tiban saat ini.

Mbok Darno bersama suaminya Darno sudah menjadi generasi ke tiga yang mewarisi sebagai penunggu rumah tiban itu. Kini Mbok Darno tinggal seorang diri, suaminya telah meninggal dunia setahun yang lalu pada usia 98 tahun. Rumah yang dikeramatkan di Desa Semen ini sudah ada sejak 400 tahun atau 4 abad silam.

Mbok Darno meneritakan, rumah ini merupakan peninggalan Wali Songgo. Sehingga disebut rumah tiban. Atapnya terbuat dari daun alang-alang yang tumbuh di pekarangan belakang rumah. Terdapat 4 tiang rumah (soko/cagak) ini yang paling keramat dan sama sekali belum pernah di ganti, warna kayunya hitam tapi ke empatnya di bungkus dengan kain warna putih.

Menurut Kasinem (73) warga setempat, mengatakan tempat ini angker. Bila daun alang-alang itu dipakai untuk atap selain rumah tiban maka penghuninya akan mati. Begitupun bila daun alang-alang ini diberikan untuk pakan ternak, maka hewan ternaknyapun akan mati. Mbok Darno memiliki 10 anak, 5 putri dan 5 putra: Wiwik, Tarmi, Sarjumi, Prihati, Partu, Warto, Sumar, Prihatin, Suryatin, Parti dan 5 orang cucu.

Tamu-tamu yang datang berkunjung ada yang dari Semarang, Ponorogo, Solo dan dari kota kota lainnya. Rumah tiban biasanya ramai di padati tiap malam Jum,at tiba. Tujuan para tamu yaitu mempunyai permintaan, keinginan dan kebutuhan dengan meminta dan memohon di sini agar dapat terwujud. (Eka)

error: Content is protected !!