Oknum Pegawai Kecamatan Karangtengah Diduga Bermasalah

0 151
Herdian, Camat Karangtengah
Herdian, Camat Karangtengah

infowonogiri.com – KARANGTENGAH – Oknum pegawai Kecamatan Karangtengah Kabupaten Wonogiri dikabarkan menyalahgunakan jabatannya untuk mengeruk keuntungan pribadi. Selain menyalahgunakan wewenang, oknum tersebut diduga sering mencatut nama Camat Pemerintahan Kecamatan setempat untuk meraup rupiah.

Kabar itu kemudian berhembus sampai ke Inspektorat Kabupaten Wonogiri. Kabarnya setelah dilakukan pemeriksaan pejabat Pemkab Wonogiri, oknum tersebut memungut uang APBDes beberapa pemerintahan Desa di wilayah setempat. Solusinya, oknum pegawai Kecamatan tersebut diperintahkan mengembalikan dana tersebut.

Informasi yang  diperiolah INFOWONOGIRI,  oknum tersebut berinisial AP , warga asal Kecamatan Giriwoyo. AP menjabat sebagai salah satu Kepala Seksi (Kasi) di Kecamatan Karangtengah. Modusnya, AP meminta sejumlah uang kepada Kepala Desa atau sekretaris Desa di beberapa Pemerintahan Desa di wilayah Kecamatan Karangtengah.

Biasanya, AP meminta sejumlah uang pasca dilaksanakan kegiatan dari pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun pemerintah Pusat. Misalnya kegiatan dana dari APBDes. Dalam aksinya, AP dengan cara mencatut camat setempat. “Kadang mengaku diperintah Camat,” ujar salah satu sumber yang keberatan disebutkan namanya.

Seorang nara sumber mengemukakan, di wilayah Kecamatan Karantengah terdapat lima Pemerintahan Desa. Yaitu Desa Temboro, Desa Karangtengah, Ngambarsari, Jeblogan dan Purwoharjo. Kelima Desa tersebut mendapatkan Dana Alokasi Desa pada tahun 2011 dan 2012. Setelah kegiatan terlaksanakan, tiga dari kelima Desa itu dimintai uang masing masing Rp.16 juta.

AP berdalih, pihaknya turut membantu membuatkan laporan pertanggungjawaban kegiatan yang telah dilaksanakan. Dalih lain, dana tersebut untuk kepentingan Camat Karangtengah, saat itu. Selain itu AP dituduh memungut dari oknum Kades dan pengurus Badan Permusyawaratan Desa. Pungutan itu total mencapai Rp.14.040.000,-, dalam kurun waktu April-Desember 2012.

Berdasarkan catatan yang diberikan kepada wartawan ini, menyebutkan ada 25 item (jenis) pungutan. Seperti pelantikan BPD dipunguti Rp.1 juta. Laporan BPD dipunguti Rp.300 ribu, Wayangan dipunguti Rp.1 juta. SPJ BPD dipunguti Rp.400 ribu. RAPBDes juga dipunguti Rp.300 ribu. Lelang juga dipunguti per-desa dan perobyek pungutan berbeda beda.

Camat Karangtengah saat ini, Herdian mengatakan, bahwa pihaknya baru saja mendapatkan tugas sebagai Camat Karangtengah mulai pertengahan Pebruari 2013 ini. Hampir selama tiga bulan ia mengikuti tugas diklat kepemimpinan di luar kota. Meski sebagai camat Baru ia mengakui sudah mendapatkan kabar itu. Namun pihaknya tidak mengetahui secara detil.

Sepengetahuannya, masalah tersebut sudah dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Wonogiri dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri. “Saya sudah dengar ada kabar itu. Bahkan kabar itu sudah terdengar sampai ke Inspektorat dan BKD. Persisnya belum tahu, sebab saya baru tugas beberapa hari lalu tugas diklat di luar kota dua bulan lebih,” kata Herdian.

Herdian menggantikan camat sebelumnya yaitu Heri Indriyastono. Saat ini Heri Indriastono mendapatkan tugas baru sebagai camat Nguntoronadi. Belum ada keterangan dari Heri Indriyastono. Sementara AP juga tidak berhasil dihubungi. SMS konfirmasi juga tidak dibalas.[Bagus]

error: Content is protected !!