Dua Warga Pracimantoro Keracunan Tempe Mlanding Satu Tewas

0 66
 Paitem , Korban selamat di RSUD SMS Wonogiri
Paitem , Korban selamat di RSUD SMS Wonogiri

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Dua orang kakak beradik keracunan makanan olahan tempe berbahan mlanding. Kedua orang taksadarkan diri hingga akhirnya salah satunya meninggal dunia. Korban meninggal bernama Sukinah (82) warga Dusun Belik, Desa Kecamatan Pracimantoro.

Sukinah meninggal dunia Minggu (2/6) di rawat inap Puskesmas Pracimantoro. Sedangkan adiknya, Paitem (80) dirujuk ke RSUD dr. Soediran Mangun Soemarso (SMS). Sampai Senin (3/6) kondisi Paitem mulai membaik. Kakak beradik itu diduga keracunan setelah menyantap tempe mlanding yang dibeli Paitem di Pasar Pracimantoro, Kamis (30/5).

Menurut Paitem, ia dan kakanya mengonsumsi tempe mlanding yang dimasak besengek (terik-red). “Tempe mlanding itu saya simpan di almari. Besoknya (Jumat-red) saya makan tampa saya hangatkan. Saya bagi dengan kakak saya. Kakak saya makan duluan. Saya  makan dua tempe,” katanya di bangsal Kenanga RSUD, Senin (3/6) sore.

Anak kandung Paitem Tugino (57), mengemukakan, ibunya mulai mual dan muntah pada Sabtu malam. Namun dia mengaku tidak tahu apa penyebabnya. Paitem dirujuk ke RSDU pada Minggu malam. Sedangkan Sukinah gagal diselamatkan.

Menurut Camat Pracimantoro, Bhawarto mengemukakan, hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Pracimantoro, tekanan darah Sukinah tinggi. Diduga selain tekanan daranya tinggi, dimungkinkan Sukinah keracunan makanan.

Sementara berdasarkan hasil diagnosa tim medis dr RSUD SMS, Endro Dwi Cahyono, fungsi ginjal Paitem terganggu. “Pasien positif keracunan tempe yang dikonsumsinya. Dampaknya pasien kesulitan buang air kencing (urine). Ginjalnya juga kita terus pantau. Sampai hari ini kondisinya terus membaik,” kata Endro Dwi Cahyono.[Bagus]

error: Content is protected !!