Danar Rahmanto Diangkat Sebagai Bupati Singkong

0 21
Meneg BUMN RI Dahlan iskan menobatkan H Danar Rahmanto sebagai Bupati Singkong
Meneg BUMN RI Dahlan iskan menobatkan H Danar Rahmanto sebagai Bupati Singkong

infowonogiri.com – WONOGIRI  – Kehadiran Menteri Negara BUMN RI Dahlan Iskan seperti dewa. Dewa singkong. Ribuan orang takjub, terkesimak dan terhibur dengan topik yang dibicarakan oleh Dahlan Iskan dan ribuan hadirin, Jumat (7/6) di Lapangan Kecamatan Ngadirojo.

Tak terkecuali Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto dan rakyatnya. Topiknya singkong.H. Danar Rahmanto didaulat sebagai “Bupati Singkong”. Ceo Jawa Pos Grup itu melantik Bupati Wonogiri di panggung kehormatan secara spontan.

Menteri berlatar belakang mantan wartawan majalah Tempo ini menyerahkan batang pohon singkong yang lengkap dengan daunnya. Laiknya upacara pengambilan sumpah dan janji jabatan Dahlan menyerahkan batang pohon singkong itu kepada Danar Rahmanto.

Danar Rahmanto pun menerima tongkat komando itu bersungguh-sungguh seperti laiknya menerima tongkat kepemimpinan dari atasannya. Dahlan sendiri menyebutkan dirinya adalah “Menteri Singkong”.

Dosen Universitas Jember (Unej) Ahmad Subagyo juga diangkat sebagai Profesor Singkong. Ahmad Subagyo dikenalkan oleh Dahlan Iskan sebagai profesor singkong karena dialah penemu cip mocaf/casafa pertama di Indonesia berbahan singkong. Dia pula yang kini mengembangkan aneka makanan mie instan berbahan singkong.

Para petani singkong pun bertepuk tangan dan tertawa terbahak bahak. Asal tahu, batang pohon singkong tersebut adalah tanaman singkong yang dibedol oleh Dahlan sendiri di kebon singkong milik Jio pensiunan Camat Ngadirojo yang kini bertani singkong.

Namun singkong tersebut tergolong gagal panen. Batangnya kurus. Daunnya tidak lebat. Selain itu, terbukti buahnya hanya seberat setengah kilogram. Jio beralasan, usia pohon singkong itu baru 6 bulan. Alasan lain karena bukan di tanam di lahan pertanian yang bagus.

Tidak kalah akal, Dahlan menanyakan kepada lima perempuan anggota PKK dari kelompok petani singkong, yang telah berada di panggung kehormatan. Ibu ibu PKK itu berpendapat, penyebab singkong tersebut sedikit buahnya karena pemberian pupuk kurang.

Ibu ibu PKK itupun mendapatkan hadiah masing masing Rp.1 juta. Jumlahnya ada 6 orang. Uang itu diberikan secara bertahap setelah berdialog soal singkong dengan Dahlan Iskan. Dahlan juga memberi uang Rp.1 juta untuk Kades Mloko Kulon yang menceritakan sejarah singkong gajah di Wonogiri.

Hadiah uang Rp.1 juta juga diberikan kepada anggota PKK Kabupaten Wonogiri yang menjadi juara mengolah merangkai memasak panganan berbahan baku singkong. Dahlan pun menyerahkan simbolis bantuan pupuk Petroganik 150 ton dan pupuk kimia Phonska 25 ton untuk petani Wonogiri.[Bagus]

error: Content is protected !!