Tujuh BMT Beritikad Baik Kembalikan Dana Menkop

4 58
Abdullah Rabbani Pengurus BMT Mitra Mandiri Wonogiri
Abdullah Rabbani Pengurus BMT Mitra Mandiri Wonogiri

infowonogiri.com – WONOGIRI – Salah satu pengurus BMT Mitra Mandiri Wonogiri, Abdullah Robbani mengemukakan, pertumbuhan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) berlabel Baitul Mall wa-Tamwil (BMT) di kota Sukses cukup subur. Sampai saat ini jumlahnya mencapai ratusan lembaga di 25 Kecamatan se Kabupaten Wonogiri.

Tentu tidak semua KJKS BMT tumbuh berkembang, ada juga yang tumpes. Diakui juga, ada yang baik. Ada yang buruk. Bahkan Abdullah mengakui ada oknum pengurus BMT yang tidak amanah bahkan jahat. Namun Abdullah berani memastikan, pengurus BMT yang baik dan amanah jauh lebih banyak dibandingkan dengan oknum pembohong dan jahat.

Terkait pemberitaan INFOWONOGIRI Edisi sebelumnya, Rabu (29/5) berjudul “Tujuh BMT Bermasalah Ngemplang Uang Menkop Rp.700 juta,” Abdullah atas nama kawan-kawan pengurus BMT Wonogiri merasa terkejut dan tidak sependapat. Pasalnya, menurut versinya, dari ke-tujuh BMT itu hanya ada tiga BMT yang bermasalah.

Ketiga BMT yang bermasalah adalah KJKS BMT Cepaka Putih Karangtengah, BMT Bina Sejahtera Mandiri Wuryantoro dan BMT Dinar Agung Mandiri Jatiroto. Ketiga sudah tutup. Sedangkan empat BMT lainnya baik dan sehat. Yaitu BMT Hidayatul Muammalah Baturetno, BMT Nurul Iman Manyaran, BMT Al Amin Pracimantoro, BMT Giri Mulyo Girimarto dan BMT Bina Mandiri Sidoharjo.

“Saya sudah klarifikasi ke yang bersangkutan, insya Allah tidak bermasalah. Angsuran dana P3KUM belum lunas karena memang jangka waktunya sampai 10 th, sejak tahun 2006-2007, sampai 2016-2017. Sistem angsuran perbulan membayar bagi hasilnya saja. Sedang pokok pinjaman diangsur setiap tiga bulan sekali,” pungkas Abdullah.

error: Content is protected !!