Ribuan Pegawai PT Dan Liris Gelar Flashmob

0 33
Poster raksasa berukuran 10 x 8 meter memecahkan rekor MURI dalam soft opening Blangkon Solo di CFD
Poster raksasa berukuran 10 x 8 meter memecahkan rekor MURI dalam soft opening Blangkon Solo di CFD

infowonogiri.com – SOLOCar Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor yang dimulai dari pukul 05.00 hingga 09.00 WIB di Jl Slamet Riyadi, Minggu (28/4) berbeda dari biasanya. Ribuan pengunjung dengan mengenakan blangkon atau yang biasa dipakai kaum pria sebagai bagian dari pakaian adat Jawa memadati taman Sriwedari.

Pengunjung yang berjumlah sekitar 3.000 orang dari pegawai PT Dan Liris melakukan aksi flashmob dalam soft opening Batik Solo dan Blangkon Solo di Taman Sriwedari.  “Ribuan peserta ini melakukan aksi menjoget bersama untuk melaunching produk terbaru ini,” ungkap Presiden Director (presdir) PT Dan Liris, Michelle Tjokrosaputro, kepada wartawan usai menggelar joget bersama di Taman Sriwedari Solo.

Menurutnya, balngkon Solo ini adalah merk untuk produk-produk kaos (T-Shirt) dengan kontenporer dan modern. Ia mengatakan, produk Batik Solo dan blangkon Solo ini dapat memenuhi kebutuhan untuk semua konsumen dengan prioritas lebih ke kaum muda, profesional muda, juga bagi turis asing maupun domestik sebagai tujuan wisata turis.

Ia menambahkan, sebagai produk baru PT dan Liris Solo ini mencoba untuk masuk ke business perdagangan eceran (retail) dengan nama Batik Solo dan Blangkon Solo. Tujuan itu katanya untuk melestarikan warisan budaya jawa dan menjadi ikon Kota Solo. “Blangkon ini kan identik dengan Jawa, jadi ini sebagai salah satu bentuk dan komitmen kita untuk turut dalam melestarikan kebudayaan Jawa. Sehingga wajib kita lesatarikan agar tidak hilang,” jelasnya.

Menurutnya, dengan mengusung tema Culturally Chic ini adalah berbudaya tanpa harus terbatasi dengan konsep konserfatif atau kuno, mengikuti perkembangan zaman dan tetap fashionable. Ia menambahkan, batik dapat diaplikasikan untuk berbagai busana. “Beberapa land mark di kota Solo turut menjadi objek Kaos Blangkon antara lain Stasiun Balapan, Keraton Solo, car free day dan lainnya,” katanya.

Sementara itu dalam acara yang sama juga dilakukan pembentangan poster raksasa bertuliskan Blangkon dan Batik Solo Soft Opening yang dipasang di samping Pengadilan Negeri Kota Solo. Bahkan, poster berukuran 10 x 8 meter itu berhasil menyabet Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomer rekor 5.937. “Poster ini mengalahkan poster sebelumnya yang berukuran 9 x 6 meter,” kata Senior Manager MURI, Paulus Pangka.(bib)

error: Content is protected !!