Progda Sertifikat Tanah Gagal Warga Ketos Paranggupito Kecewa

0 30
Kantor Kecamatan Paranggupito ( 1/4) Foto | Bagus
Kantor Kecamatan Paranggupito ( 1/4) Foto | Bagus

infowonogiri.com – PARANGGUPITO – Sebanyak 38 warga Desa Ketos Kecamatan paranggupito mengajukan permohonan Program Daerah (Proda) penyertifikatan bidang tegalan dan sawah lestari di wilayah setempat. Permohonan tersebut telah diajukan pertengahan 2012 silam. Namun hingga kini sertifikat belum terbit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun INFOWONOGIRI  dari berbagai sumber mengemukakan, warga mengajukan permohonan tersebut ke melalui Kantor Pemerintahan Desa Ketos. Setiap warga telah membayar rata rata Rp.785 ribu perbidang tanah tegalan / sawah lestari. Bagi warga yang mengajukan permohonan pekarangan dikenai tambahan antara Rp.500 ribu s/d Rp.1 juta.

“Saya kecewa karena sudah membayar sejak awal pendaftaran, tapi sampai sekarang sudah setahun sertifikatnya belum jadi. Ketika saya tanyakan ke kantor Desa, masih disuruh menunggu lagi,” ujar salah warga Ketos dari tiga warga yang bertemu dengan wartawan ini. Jika Pemerintahan Desa Kecamatan dan atau BPN tidak segera menerbitkan maka warga akan memperkarakannya.

Tiga orang warga meyakini, Proda Penyetifikatan tersebut tidak akan jadi. Sebab warga telah mendapatkan informasi, pada tahun 2012 dan 2013 Pemerintahan Desa Ketos tidak mendapat Proda dari BPN. “Sertifikat pasti tidak akan jadi, saya sudah dapat informasi, tahun 2012 dan 2013 tidak Proda untuk Desa Ketos,” tandasnya.

Warga berpendapat tindakan yang dilakukan oleh perangkat Desa tergolong sebagai pungutan, dan menyalahgunakan amanah jabatan. Warga mempertanyakan dikemanakan uang itu?. Warga tegas akan menolak jika uang pembayaran Proda dikembalikan. Kabar lain, katanya permohanan Proda akan dialihkan ke Prona (Progam Nasional), namun disuruh bayar kembali.[Bagus]

error: Content is protected !!