Mendapat Hadiah Umroh Siswa SD Menangis

0 33
=Rafi (kos kuning) penerima hadian umroh dari IPHI Kabupaten Wonogiri
=Rafi (kos kuning) penerima hadian umroh dari IPHI Kabupaten Wonogiri

infowonogiri.com – WONOGIRI -Reflek sifat riang, senang dan bahagia pada seseorang pada umumnya akan muncul serentak ketika mendengar nama dirinya disebut-sebut mendapatkan hadiah. Tetapi tidak tampak pada diri Rafi Bintang Bakhtiari (12) warga Tunggul RT 02 RW 04 Giriwono Wonogiri.

Padahal lelaki siswa kelas 5 SDN Kaloran 1 Wonogiri, Minggu (28/4) pagi diumumkan panitia mendapatkan hadiah untuk menjalankan ibadah Umroh ke Tanah Suci. Namun wajahnya tampak lesu. Bahkan ketika nomor kupon 0008242 disebut-sebut panitia tidak bergairah.

Bahkan ketika sampai ke panggung panitia, wajahnya kian redup. Pelan pelan air matanya meleleh. Rafi tampak berjuang menyeka air matanya agar tidak tumpah, dan tangisnya tidak terdengar. Rafi berulang kali menyeka air mata dan menutup mulut dengan krah kaos oblongnya.

Tangis Rafi terdengar kian jelas ketika panitia memintanya menyebutkan nama identitasnya secara lengkap, dan nama orang tua beserta alamatnya. Akhirnya panitia menyerahkan secara hadiah umroh untuk Rafi. Rafi berhak untuk melaksanakan umroh pada 2014 mendatang.

Rafi adalah pria kelahiran Wonogiri 2 Januari 2003. Anak kandung pasangan Sudarmono– Suwarti. Darmono adalah guru SMK Muhammadiyah Wonogiri. Rafi adalah anak pertama dari empat bersaudara. Adiknya bernama Naisya (7th), Rafa (5th) dan Keisya (13bln).

Guru sekolahnya Sri Atik Budiningsih mencoba mendampingi dan menenangkan Rafi di panggung. Usai menerima hadiah, Rafi menuju ke sekretariat panitia Milad IPHI ke 23 tahun di Masjid Agung Takwa Wonogiri.

Sempat lupa tidak meminta kupon undian berhadiah padahal sudah separuh jalan

Rafi (kos kuning) penerima hadian umroh dari IPHI Kabupaten Wonogiri
Rafi (kos kuning) penerima hadian umroh dari IPHI Kabupaten Wonogiri

Kepada INFOWONOGIRI, ia menceritakan, bahwa ia berangkat sendiri mengikuti gerak jalan santai masal. Ayahnya mengantarkan adik adik mengikuti lomba mewarnai di Sukorejo. Rafi sendiri, katanya sempat dimarahi ayahnya.

Kenapa? “Rafi lupa tidak minta kupon undian. Padahal dia sudah jalan sampai SMK Pancasila 1 (artinya sudah separuh perjalanan lebih). Saya marahi agar balik lagi untuk minta kupon undian. Karena itu yang penting,” ujar Sudarmono setelah datang menjemput Rafi pasca penulisan berita acara penerimaan hadiah.

Ketiak ditanyai, mengapa ia menangis? Rafi hanya menjawab dengan senyuman. Kemudian ia pulang bersama ayahnya. Ayahnya sekilas menjawab. Tangisan bahagia. Sementara hadiah umroh kedua diterima oleh Sularsih Mardikani warga Kedungringin RT 2 RW 12 Giripurwo Wonogiri. Hadiah hiburan lain.[Bagus]

error: Content is protected !!