Musim Hujan Perbanyak Tebar Benih Ikan

0 34
Tabur benih ikan di Waduk Selogiri Senin siang | Foto Bagus
Tabur benih ikan di Waduk Selogiri Senin siang | Foto Bagus

infowonogiri.com – SELOGIRI – Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) Kabupaten Wonogiri tahun ini banyak menebarkan benih ikan berbagai jenis. Paling tidak tri wulan pertama tahun 2013 telah menebar benih ikan sebanyak 351.000 ekor ke perairan umum.

Kepala Dinas Nakperla Rully Pramono Retno melalui Kabid Perikanan Heru Sutopo mengemukakan, sejumlah perairan umum yang telah ditaburi benih ikan antara lain di perairan Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri; Pare, (Selogiri), Ngunggahan (Ermoko); Giriwoyo, (Giriwoyo); Sumberejo dan Tegiri (Batuwarno); serta Gambirmanis, Watangrejo, Pracimantoro, dan Lebak, (Pracimantoro).

Benih ikan itu juga ditebar di tiga telaga yang tercipta dari penambangan batu di Dusun Randubang, Desa Pare, Kecamatan Selogiri. “Lubang bekas penambangan batu sekarang menjadi kolam besar berukuran 80×50 meter dengan kedalaman sekitar dua meter. Kolam itu akan diisi ikan agar bisa bermanfaat,” kata Kadus Randubang, Sadino.

Sementara Waduk Krisak Desa Pare Kecamatan Selogiri ditaburi benih ikan sebanyak 50.000 Senin (25/3) kemarin. Antara lain beinih ikan nila, tawes dan mujair. Waduk Krisak pertengahan tahun lalu airnya habis terkuras untuk pertanian. Ototamtis ikan yang berada di sana habis.

Camat Selogiri Bambang Haryanto mengemukakan tabur benih ikan bertujuan untuk mengembalikan populasi ikan. “Sekarang, kami berusaha mengembalikan populasinya dengan menebar benih ikan nila, tawes, dan mujahir,” katanya.

Seharusnya perairan Waduk tidak boleh dihabiskan sampai kering. Jika waduk mengering justru membahayakan. Waduk yang mengering akan memunculkan rongga badan bendungan. Setelah diguyur air hujan, rongga tersebut bisa semakin membesar sehingga menciptakan retakan.

“Seperti peristiwa Situ Gintung di Bogor. Tahun lalu memang ada kesalahan pengelolaan karena petani minta seluruh air waduk dihabiskan untuk irigasi. Tetapi nantinya tidak boleh kering lagi,” ujarnya. Fungsi waduk harus dijalankan secara seimbang.

Yaitu sebagai pengendali banjir, irigasi, pariwisata, dan perikanan. “Seluruh fungsi waduk itu harus bisa berjalan dengan baik. Termasuk fungsi perikanan agar bisa meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.[Bagus]

error: Content is protected !!