Distribusi Pupuk Bersubsidi Harus Terapkan 6 T

0 20
Persawahan Di Setren Kec.Slogohimo | Foto Sugiyarno
Persawahan Di Setren Kec.Slogohimo | Foto Sugiyarno

infowonogiri.com – WONOGIRI – Upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk mensejahterakan petani lewat distribusi pupuk bersubsidi terus digenjot. Para pemangku kepentingan yang terkait penyaluran pupuk bersubsidi kepada kelompok petani diminta menerapkan aturan 6 Tepat.

Yakni tepat jenis, tepat jumlah,tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu. “Kalau semua pemangku kepantingan baik itu distributor, agen, dan pengecer menaati aturan enam tepat itu, permasalahan pupuk bersubsidi di Wonogiri bisa segera diatasi,” kata Sekda Wonogiri Drs. Budisena, MM mewakili Bupati Wonogiri saat rapat koordinasi distribusi pupuk bersubsidi di pendopo rumah dinas Bupati, Selasa (5/3).

Permasalahan pupuk bersubsidi di Wonogiri adalah alokasinya yang belum dapat terserap sesuai dengan kebutuhan. Distribusi kurang lancar dan tepat waktu, serta Harga Eceran Tertinggi (HET) belum dipahami sepenuhnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Drs. Sumardjono, MM bahwa saat ini HET pupuk urea Rp 1.800/kg, ZA Rp 1.400/kg, SP-36 Rp 2.000/kg, NPK Rp 2.300/kg, dan pupuk organik Rp 500/kg. “Penjual pupuk bersubsidi diharapkan tidak menjual pupuk melampui HET dan ada keharusan memasang daftar harga sesuai HET yang berlaku.” Imbaunya.

Sementara alokasi dan penyaluran pupuk bersubsidi di Wonogiri sampai dengan bulan Januari tahun 2013 untuk pupuk urea 2.794 ton (alokasi 31.500 ton), SP-26 353,5 ton (alokasi 6.900 ton), ZA 1.024,5 ton (alokasi 4.900, ton), NPK 1.041 ton (alokasi 18.500 ton) dan organik 283 ton (alokasi 3.900 ton). “Sehingga jumlah alokasi pupuk bersubsidi 65.700 ton dan baru tersalurkan 5.496 ton. Atau terserap 47,79 %.”[Bagus]

error: Content is protected !!