Dewan Minta Peraturan Direktur Bab Denda Meter Air Ditinjau Ulang

1 32
Hearing Komisi B DPRD Wonogiri | Foto Bagus
Hearing Komisi B DPRD Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Menindaklanjuti maraknya pencurian meter air, Komisi B DPRD Wonogiri menggelar hearing, Kamis (14/3) kemarin. Dengar pendapat dipimpin Ketua Komisi B DPRD Wonogiri Sugiyarto. Sugiyarto mendorong agar regulasi mengenai denda kehilangan meteran air direvisi.

Berdasarkan Keputusan Direktur PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri Nomor 690/27/2012 tentang Peraturan Tata Tertib Berlangganan Air Minum PDAM Giri Tirta Sari tertulis denda kehilangan meter air Rp.310.000 dan Rp.475.000 itu dinilai tidak adil bagi pelanggan.

Anggota Komisi B, Martanto menandaskan revisi atas regulasi itu untuk menjamin azas keadilan bagi pelanggan. Menurutnya, tidak adil jika beban kehilangan meter air dibebankan kepada pelanggan. PDAM harus mengidentifikasi kehilangan meter air. Apakah karena memang hilang atau sengaja dihilangkan pelanggan.

Martanto juga menyayangkan sikap PDAM yang tidak melibatkan pelanggan dalam menetapkan aturan. “Harus ada revisi. Identifikasi hilang atau dihilangkan harus jelas. Dalam aturan itu disebutkan denda, padahal kehilangan itu tidak disengaja,” tegas Martanto.

Sugiyarto agar mempertimbangan masukan dari Komisinya. Dia meminta Pemkab dan PDAM segera mengkaji dan menindaklanjuti desakan revisi tersebut. Sugiyarto juga meminta hasil hearing disampaikan kepada Direktur PDAM Wonogiri, Sumarjo. Karena yang kesempatan tidak hadir.

Hearing diikuti staf PDAM Wonogiri, yaitu Kabag Hubungan Langganan PDAM, A Tri Haryanto dan Kasubag Pelayanan Langganan, Hendro Setyatmoko. Hadir pula Kabag Perekonomian Setda Wonogiri, Edhy Tri Hadyantho.

Menjawab desakan wakil rakyat, Edhy menegaskan pihaknya akan segera mengkaji masukan dari dewan. “Akan kami kaji dulu. Kalau perlu direvisi, akan kita revisi. Namun kami membutuhkan banyak pertimbangan,” ungkap. Edhy memastikan pihaknya telah melakukan upaya preventif agar meter air dari pencurian.[Bagus]

error: Content is protected !!