Untuk Membawa Diri dan Partai Tetap Bersih Memang berat

0 48
Dewaky Hendri Astantono Ketua DPD PKS Wonogiri | Foto Bagus
Dewaky Hendri Astantono Ketua DPD PKS Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Menemui Dewaky Hendri Astantono tidaklah sulit. Dia lebih banyak tinggal di rumahnya, di Salak IV No 3 Lingkungan Gerdu RT 03 RW 06 Kelurahan Giripurwo Kecamatan /Kabupaten Wonogiri.

Rumahnya terletak 50 meter di sisi Utara Kantor Kecamatan Wonogiri Kota. Biasanya, pada jam-jam waktu shalat rawatib, seperti dhuhur asyar magrib dan isya, ia lebih sering shalat berjamaah di masjid At Takwa Wonogiri. Dari rumahnya ke masjid At Takwa Wonogiri berjarak 200 meter.

Jika tidak ada di rumahnya, dan tidak tampak di masjid pada waktu-waktu tertentu, bisa jadi dia sedang keluar kota, atau sedang ada urusan dengan organisasi yang dipimpinnya. Maklum saja, saat ini, Hendry adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Wonogiri.

Salah sedikit menjadi sorotan publik. Kemudian muncul stigma di masyarakat, PKS sama saja dengan organisasi lainnya

Jabatan sebagai petinggi partai berlambang bulan sabit kembar dan padi itu, sudah diamanahkan kepadanya sejak tahun 2009 lalu, sebagai yang menggantikan sementara waktu. Waktu itu dia menggantikan ketua lama sebelumnya, Ir Dwi Hatmoko.

Karena Dwi Hatmoko terpilih sebagai anggota DPRD Wonogiri dari Dapil I Wonogiri, Selogiri, Wuryantoro, Eromoko dan Manyaran. Setahun kemudian, Hendry secara definitif terpilih sebagai Ketua DPD PKS Wonogiri, hingga saat ini.

Senin (4/2/13) wartawan ini mendapatkan kesempatan berbincang bincang sejenak dengan pria kelahiran Pacitan Jawa Timur 19 November 1968 itu. Alumni UGM Yogyakarta jurusan peternakan ini, cukup komunikatif.

Tutur katanya jelas. Ucapannya tegas. Susunan kalimanta lugas. Setiap perkataan yang diucapkan selalu diakhiri dengan senyuman. Bahkan terkadang canda tawa, meskipun topik yang disampaikan hal serius. Sehingga terasa ringan dan tetap menyenangkan.

Bicara soal pengalaman organisasi. Hendri jujur mengakui, tidak mempunyai banyak pengalaman organisasi. Dia datang merantau di Wonogiri pada tahun 2004. Hatinya langsung tertambat dengan Partai Keadilan Sejahtera.

Hendry bergabung bersama kader PK (Partai Keadilan, sebelum menjadi PKS) yang lain, yang lebih dulu berjuang. Seperti Hamid Noor Yasin, Abdullah Rabbani, dr Ngadiono, Joko Widodo, Sutikno, Ahmad Zarif, Dwi Hatmoko dan lain lain.

Alasan dia bergabung dengan PKS, karena organisasi ini membawa misi politik dan dakwah. Dakwah itu berarti mengajak orang lain menuju jalan terbaik atau kebaikan. Mencegah diri dan orang lain dari kemungkaran.

Misi politiknya adalah baldatun toyyibatun warobbun ghofur. PKS juga dinilai sebagai organisasi yang memiliki citra sebagai partai yang bersih. Karena itu, dia bersama kawan kawan, tetap komitmen berjuang menjaga amanah kader dan simpatisan agar PKS Wonogiri tetap bersih.

Diakui hal itu adalah pekerjaan berat, penuh tantangan. “Untuk membawa diri dan partai ini tetap bersih memang berat. Salah sedikit menjadi sorotan publik. Jika terjadi kesalahan sedikit saja maka bisa menjadi stigma di masyarakat, bawha PKS sama dengan organisasi lainnya,” ujarnya.

Sebagai orang nomor satu di PKS, Hendry bercita cita ingin mengantarkan kader dan simpatisan berjuang mencapai tujuannya. Tahun ini, Hendry ditugasi partai untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD II Wonogiri pada Pemilu Legislatif 2014 mendatang.

Siapapun kader atau simpatisan yang diberi amanah (dicalonkan) oleh partai harus siap menerimanya. Amanah itu diberikan oleh DPW dan DPP PKS. Pengurus di tingkat Kabupaten/Kota hanya berhak mengusulkan. Siapapun tak terkecuali tidak berhak mencalonkan diri sendiri.

Hendry sebagai pengurus organisasi masa, tentu waktunya relatif sedikit. Di sebagian waktunya yang tersisa dimanfaatkan untuk menyalurkan hobynya, membaca buku. Antara lain buku buku agama, sejarah, tokoh, politik dan membaca koran.

Di rumah ia tinggal bersama istrinya, Wuryanti perempuan asal Ajibarang, Purwokerto Jawa Tengah. Istrinya adalah guru SD IT Al Huda Wonogiri. Hendry–Wuryanti telah dikaruniai empat anak. Anak pertama A Roha Ahmad Taufik (16) siswa Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Husnul Khatimah Kuningan Jakarta. Kedua bernama Muhammad Istihar Fawaz (13) kelas I SMP. Ketiga A Faiq Masud (9) dan keempat Aisya Naila Askar (7).[bagus]

error: Content is protected !!