Relokasi Pilihan Pertama Untuk Menyelamatkan 48 KK

0 41
Ilustrasi Tanah Longsor | Doc infowonogiri.com
Ilustrasi Tanah Longsor | Doc infowonogiri.com

infowonogiri.com – MANYARAN – Wacana relokasi tehadap warga Dusun Kopen, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Wonogiri kini mulai mengemuka. Relokasi dianggap menjadi solusi terbaik. Pasalnya, 48 rumah di dusun tersebut terancam longsor dari bukit Bero.

Camat Manyaran, Achmad Trisetyawan Bambang Hermawan mengatakan, relokasi merupakan jalan terbaik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. Sebab, tanah di atas bukit tersebut mengalami pergerakan yang cukup cepat.

“Hanya beberapa jam saya di sana, tanah sudah bergeser beberapa sentimeter. Ada kandang milik warga yang semula aman, setelah beberapa jam sudah dipepet tanah yang bergerak,” katanya, kemarin.

Diceritakan, peristiwa rekahan tanah telah terjadi beberapa kali selama musim hujan ini. Rekahan yang mulai muncul Januari lalu, kini kian melebar. Ditambah lagi dengan kemunculan retakan-retakan baru yang memanjang dan tersebar beberapa lokasi di atas bukit.

Dusun Kopen dihuni oleh 48 keluarga. Mereka tinggal di RT 01 dan RT 02, RW 12. Beberapa warga telah berharap direlokasi. Keiningan itu baru disampaikan secara lisan. Belum disampaikan secara resmi.

Yang perlu diperhitungkan, relokasi diperkirakan tidak mudah. Kendalanya adalah sulitnya mencari tempat untuk relokasi. Sebab, warga setempat tidak ingin pindah jauh dari dusunnya. Selain itu juga terkendala keterbatasan anggaran Kabupaten Wonogiri.

Sari (47), warga Dusun Kopen RT1 RW 12 mengaku khawatir karena rumahnya paling dekat dengan bukit. Dia juga tidak tahu akan pindah ke mana. Pasalnya, dia tidak mempunyai tanah lain untuk memindahkan rumahnya.

Sejak beberapa hari ini, warga dusun Kopen dibayang-bayangi datangnya longsor. Sementara ini Muspika Kecamatan Manyaran telah menyiapkan SDN 03 Bero sebagai tempat pengungsian. Pada waktu malam digunakan untuk tidur. Pada saing harinya kembali ke rumahnya. Terhitung sampai malam nanti sudah berlangsung tiga malam.[Bagus]

error: Content is protected !!