Ratusan Juta Dana Hibah Gubernur Tahun 2012 Belum Cair

0 41
Hj. Endang Maria SH Anggota DPRD I Provinsi Jawa Tengah | Foto Bagus
Hj. Endang Maria SH Anggota DPRD I Provinsi Jawa Tengah | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Beberapa kelompok masyarakat/pemuda di Kabupaten Wonogiri mempertanyakan mengaku kebingungan menyusul lambatnya pencairan dana hibah dari Gubernur Jawa Tengah.

Padahal mereka telah mengajukan proposal lengkap dan telah menandatangani berkas  pencairan di Kantor Provinsi Jateng. Seperti dikemukakan oleh Sriyono penasehat Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Kabupaten Wonogiri, Rabu (6/2/12). “Kami sudah mengajukan lengkap dan sudah menandantangi pemberkasan bermaterai, tetapi kok belum cair. Terus terang kami bingung, saya tanyakan ke anggota Dewan Provinsi, juga tidak ada jawaban pasti,” ujar Sriyono.

Dijelaskan Sriyono, berkas persyaratan pencairan dana hibah itu antara lain,  foto kopy SK Bupati, NPHD, KTP, surat persetujuan pembayaran, materai Rp.6000, surat permohonan pencairan, proposal, nomor rekening dan map warna merah masing masing dua rangkap. “Pengurus juga sudah ke Semarang dan menadatanganinya, kalau cair sekira Rp.10 juta ” kata Sriyono.

Tidak hanya kelompok PORPI, di Wonogiri sedikitnya ada 13 kelompok masyarakat/pemuda yang juga belum menerima pencairan dana hibah tersebut. Antara kelompok dari Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Wonogiri, Purwantoro. Dari Kabupaten Karanganyar ada dua kelompok, yang juga belum menerima dana hibah itu.

Terpisah Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj. Endang Maria SH MH mengemukakan, tahun 2012 kemarin ada beberapa dana hibah dari Gubernur Jateng. Semestinya dana tersebut bisa cair akhir 2012 lalu. Namun sampai awal Pebruari ini belum juga cair. Endang sendiri mengakui tidak tahu apa penyebabnya.

Kelompok pemuda/masyarakat dari Wonogiri yang mengajukan antara lain dari kelompok pemuda produktif, karangtaruna, seni budaya dan olahraga. Kelompok tersebut, sudah semestinya mendapatkan dana hibah tersebut. Sebab mereka sudah melengkapi dan menandatangani berkas pencairan di Provinsi.

Secara normatif, seharusnya sudah bisa mencairkan. Tetapi sampai sekarang belum bisa cair. Kami sudah pernah berkomunikasi tetapi alasannya karena keterbatasan waktu, sehingga belum bisa cair pada akhir 2012 lalu,” ujar Endang. Karena itu, Endang akan mencoba kembali mengklarifikasi ke Kantor Biro Bina Sosial dan Bina Mental Bakorwil Jateng, di Semarang.

Endang merasa khwatir jika tidak segera dicairkan maka dana tersebut hangus. “Logikanya jika sudah masuk KUAPPAS tidak hangus,” kata Endang. Endang menyatakan akan mendesak Pejabat Pemprov. Jumlahnya dana hibah yang belum mencapai sekira Rp.550 juta, termasuk dana riset daerah (DRD). Endang mencurigai ada indikasi kesengajaan tidak dicairkan.[bagus]

error: Content is protected !!