Empat Anggota Seret Kapolres dan Wakapolres Diperiksa

0 60

semboyan polisiINFOWONOGIRI.CO.DI – WONOGIRI – Ppenyidikan perkara penganiayaan oleh empat oknum polisi terhadap susanto belum selesai. Selain menyeret Kapolsek Selogiri dan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) serta Komandan Jaga (Ndanjaga), dua petinggi Mapolres Wonogiri juga turut terseret kasus itu.

Ketua tim Propam dan Kanit P3D Polda Jateng memanggil Kapolres dan Wakapolres diperiksa menjadi saksi dalam perkara ini. “Ibu Kapolres dan Wakapolres juga turut diperiksa, pekan kemarin. Kapolres dan Wakapolres diperiksa di Polda, karena dia sebagai pimpinan,” ujar Humas Polres Wonogiri. Selain Kapolres dan Wakapolres, Kabag Ops dan Kasatreskrim juga turut diperiksa.

Ketiga pejabat Polres Wonogiri tersebut turut diperiksa karena saat terjadinya penganiayaan oleh oknum Polres Wonogiri sedang dilaksanakan Operasi Jaran Candi. Sesuai perintah Direskrim Polda Jateng, Polres Wonogiri ditarget untuk mengungkap kasus curanmor.

Atas dasar itu, Kapolres Wonogiri melalui Satreskrim menerbitkan surat perintah yang isinya menugaskan kepada Satreskrim untuk menyelidiki dan memburu pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang telah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang).

Operasi jaran candi digelar 17 Januari s/d 17 Pebruari 2012. Menindaklanjuti perintah Kapolres, Kasatreskrim membentuk “Tim Siluman” Satreskrim Polres Wonogiri. Tim Siluman adalah anggota tim bayangan, atau anggota tim yang berada di luar anggota “Tim Resmi” Satreskrim.

Anggota Tim Siluman ini tidak mendapatkan uang operasional dari Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Pemerintah Pusat. Sedangkan Tim Resmi mendapatkan dana DIPA. Maksud dan tujuan dibentuknya tim siluman adalah untuk membantu tim resmi mengungkap target dari Polda.

Karena diakui tim Reskrim Polres Wonogiri mempunyai keterbatasan. Jangka waktu Operasi Jaran Candi dibatasi, jumlah anggotanya dan waktu maupun anggarannya. “Operasi jaran candi itu TO-nya ditentukan oleh Polda, dan ini baru belaku tahun ini,” kata Humas.

Alih alih ingin berhasil ungkap kasus curanmor, malah empat anggota Satreskrim tersandung kasus menganiaya Susanto (30) warga Salak Giripurwo Wonogiri. Kasus tersebut juga menyeret empat empat anggota Polres Sukoharjo.

Seperti diberitakan sebelumnya , Susanto diciduk empat polisi, Senin (4/2) lalu. Merka adalah Aiptu Pan (Polsek Jatipurno), Briptu Ad (Wuryantoro), Bripka Ag (Eromoko), Bripka Rof (Kismantoro). Susanto difitnah mencuri burung lovebird tahun 2011, Rabu (6/2) sore, Susanto dilepas dalam kondisi terluka berat, hingga opname di RS SMS Wonogiri.[Bagus]

error: Content is protected !!