Bupati Singgung Larangan Pejabat Terima Hadiah

0 45
Penandatangan berita acara pengambilan sumpah/janji jabatan di pemda Wonogiri
Penandatangan berita acara pengambilan sumpah/janji jabatan di pemda Wonogiri

infowonogiri.com – WONOGIRI – Di awal tahun 2013 kembali Bupati Wonogiri, H Danar Rahmanto kembali menggeser 307 orang pejabat birokrasi dan Kepala Sekolah (Kasek) di Lingkungan Pemda Wonogiri, Senin (25/2/13) di pendopo rumah Dinas Bupati Wonogiri.

Bupati berpesan agar para terlantik tidak mau menerima hadiah dalam bentuk apapun. Namun pesan itu disampaikan dengan nada santai. Bupati mengupas isi sumpah janji jabatan yang sebelumnya dibacakan secara formal.

Menurut Bupati pemberiaan hadiah dalam bentuk apapun itu biasa cenderung tendensi dan membawa kepentingan. Bupati mencontohkan, ia suatu ketika pernah diberi hadiah topi. Topinya bagus dan harganya mahal.

Lalu orang yang memberikan topi itu berpesan agar topinya dipakai. Setelah Bupati memakainya, orang tersebut belum puas. Lalu meminta agar Bupati mengeluarkan rambutnya sedikit. “Katanya biar keren, rambutnya loh yang dikeluarkan,” ujar Bupati disambut beberapa terlantik.

Sementara rinciannya terdiri dari 4 pejabat eselon II, 34 pejabat eselon III, 92 pejabat eselon IV dan 3 pejabat eselon V. Sedangkan Kasek yang diroling ada sebanyak 173 orang dan 1 orang Direksi BUMD PDAM Giri Tirta Sari Kabupaten Wonogiri.

Beberapa jabatan yang menjadi pembicaraan adalah jabatan Direktur PDAM Wonogiri. Direktur PDAM sebelumnya dijabat oleh H. Suharno. Suharno kemudian diganti oleh Sumarjo, yang sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian.

Di luar forum, meski Suharno baru menjabat dua tahun, namun disebut sebut pria asal Solo itu sukses memimpin perusahaan air minum. Kesuksesan itu antara lain, berhasil mengundang investor yang berinvestasi sekira Rp.7 Milyar.

Berhasil melakukan penataan manajemen sumber daya manusia dan mengunrangi kebocoran biaya produksi. “Ke dalam Pak Suharno juga bagus, mampu menempatkan stafnya sesuai kemampuan. Juga sangat menghargai pekerja,” ujar salah satu stafnya.

Namun demikian, karena Bupati H Danar Rahmanto menghendaki pergantian di jajaran Perusda, maka tidak ada kata lain tetap menerimanya. “Kami hanya berharap penggantinya harus lebih baik dari pejabat sebelumnya,” harap staf PDAM lagi.

Jabatan lain yang cukup menarik perhatian adalah Kepala Satpol PP. Dulu, dijabat oleh Ismiyanto. Kemarin Ismiyanto dipindahkan menjadi Kepala Dishubkominfo. Kursi yang ditinggalkan Ismiyanto kini diduduki oleh Endriyo Raharjo mantan Sekretaris Dinsos.

“Satpol itu penegak Perda. Diharapkan Endriyo sebagai Kepala Satpol PP tidak kontraporoduktif dengan jabatannya sekarang. Semoga saja yang bersangkutan bertaubat. Kalau tidak bertaubat, maka bisa lebih parah,” ujar salah satu PNS di Pemkab.

Pelantikan berlangsung cukup lama. Kedepan, Bupati mengusulkan agar prosesi pelantikan bisa lebih singkat. “Yang penting loyalitas, loyal terhadap bangsa dan negara. Bekerja sesuai tupoksinya,” himbaunya. Bupati juga berharap terjadinya pergeseran 173 Kasek tidak akan mengganggu kegiatan Belajar Mengajar.[Bagus]

error: Content is protected !!