Buka Warung Prancis ; UNS MoU Dengan Institut Francais Indonesia

0 25
UNS - IFI sepakati MoU pendirian Warung Prancis | Foto Labib Zamani
UNS – IFI sepakati MoU pendirian Warung Prancis | Foto Labib Zamani

infowonogiri.com  – SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengadakan penandatanganan nota kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Francais Indonesia (IFI) tentang pendirian “Warung Prancis” di UNS Solo, Senin (11/2/2013).

Direktur IFI Yogyakarta, Xavier Ricard, mengatakan “Warung Prancis” itu didirikan untuk memberikan pusat informasi dan studi tentang negara Prancis. “Mahasiswa dan dosen UNS dapat mengetahui informasi mengenai beasiswa studi lanjut di Prancis, baik beasiswa yang diberikan pemerintah Prancis maupun perusahaan-perusahaan besar di Prancis,” katanya dalam acara jumpa pers di ruang sidang Rektorat kampus setempat.

Menurut dia keberadaan “Warung Prancis” itu merupakan yang pertama kalinya di Solo dan bertempat di kampus UNS.

Ia menambahkan, “Warung Prancis” yang didirikan di UNS itu diharapkan dapat memberikan informasi tentang Perguruan Tinggi (PT) di Prancis bagi mahasiswa yang berminat meneruskan studi di Prancis. Di sana, lanjutnya juga akan diadakan berbagai kegiatan pengenalan kebudayaan dan bahasa Prancis.

Sementara itu, Pembantu Rektor IV UNS, Dr. Widodo Muktiyo, merespon positif pendirian “Warung Prancis” antara UNS dengan IFI. Menurutnya, pendirian itu dapat menjadi pelopor UNS dalam mengembangkan International Village (desa internasional). “Warung Prancis ini menjadi pioner pertama UNS untuk mengembangkan desa internasional. Sehingga UNS tidak hanya dapat mengetahui informasi tentang pendidikan, budaya, ekonomi, negara di Prancis saja, namun juga negara lainnya,” ungkap Widodo.

Widodo berharap, kerjasama UNS dengan IFI tidak hanya dalam bidang pendidikan terkait studi di Prancis saja. Namun, juga kerjasama dalam bidang pengetahuan lain, seperti seni pertunjukan (event) tentang kebudayaan di Prancis dan lain-lain. “Tujuannya adalah untuk memberikan akses pengetahuan civitas akademika,” jelasnya.[bib]

error: Content is protected !!