BKSDA Kembali Titipkan Satwa ke Taman Satwa Taru Jurug

0 20
Binatang gajah menjadi ikon di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo
Binatang gajah menjadi ikon di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo

infowonogiri.com – SOLO – Setelah Kirno, orang utan yang dikarantina akibat kekerasan dan penganiayaan. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) kembali menitipkan satwa di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Semua satwa itu terdiri dari tiga ekor merak, satu ekor rusa, dua ekor landak, satu ekor elang dan satu ekor kakatua jambul kuning.

Koordinaror Lapangan Bagian Konservasi TSTJ, Wiyono, mengatakan sebagai kawasan konsevasi dalam dua bulan terkhir TSTJ mendapatkan satwa titipan BKSDA. Ia mengatakan, satwa yang dititipkan itu didatangkan secara bertahap. “Kali ini satwa yang dititipkan di sini (TSTJ) merupakan sitaan dari objek wisata Waduk Gajah Mungkur beberapa waktu lalu,” katanya kepada wartawan.

Wiyono mengatakan semua satwa yang ditangkan itu dalam kondisi baik dan sehat. “Sekarang ini semua satwa ditempatkan di kandang khusus untuk membantu penyesuaian diri dengan lingkungan barunya,” jelasnya.

Sementara itu Direktur TSTJ, Lilik Kristianto mengatakan sebagai kawasan konservasi, pihaknya masih mengalami kesulitan dalam hal kandang. Mengingat banyaknya satwa yang dititipkan. “Saat ini kami masih kesulitan untuk menempatkan kakatua jambul kuning. Karena kandangnya ini rawan rusak akibat cakaran kakatua,” katanya.

Ia mengatakan, semua satwa yang dititipkan itu statusnya sementara. Kalau pun nanti menjadi titipan tetap, pihaknya siap untuk memelihara dan merawat semua satwa itu.  Disinggung masalah pemeliharaan dan makan satwa, Lilik mengatakan semua ditanggung sepenuhnya oleh TSTJ. “Selain satwa-satwa itu, BKSDA juga memindahkan gajah dan buaya,” pungkas Lilik.([email protected])

error: Content is protected !!