Bengawan 88 Tanam Buah Buahan Demi Kera dan Manusia

0 90
Bengawan 88 menanam tanam buah joho | Foto Dok
Bengawan 88 menanam tanam buah joho | Foto Dok

infowonogiri.com – WONOGIRI – Gangguan kera di Gunung Gandul terhadap lahan pertanian maupun pemukiman warga diharapkan tidak akan terjadi lagi. Selain itu, masyarakat tak perlu merusak hutan dengan alasan ekonomi.

Hal ini menyusul penanaman ribuan batang bibit aneka macam buah-buahan di lereng Barat Gunung Gandul, wilayah Lingkungan Gandul dan Joho, kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Minggu (17/2).

Menurut Suharmo, Ketua RT di Lingkungan Joho Kidul, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, keberadaan ratusan kera Gunung Gandul sudah sangat meresahkan warga. Pasalnya rombongan kera yang terdiri dari beberapa kelompok ini bukan hanya merusak lahan pertanian, namun juga masuk rumah warga saat penghuninya tidak ada.

“Kera-kera gunung Gandul itu berani masuk rumah dan mencuri makanan saat para penghuninya keluar,” tutur Suharmo.  Nekadnya rombongan kera ini diduga karena kebutuhan pangan mereka tidak tercukupi, menyusul rusaknya hutan akibat penebangan liar.

Terkait kondisi itu, Kelompok Pecinta Olahraga Seni dan Lingkungan, Bengawan 88, bersama unit kegiatan ektra kurikuler Hijau Lestari SMK Negeri 2 Wonogiri serta Tim SAR Kabupaten Wonogiri, mengajak masyarakat sekitar hutan menanam pohon buah-buahan. Penanaman dilaksanakan di lahan kritis lereng Barat Gunung Gandul yang masuk wilayah Lingkungan Joho dan Gandul, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri.

Sebanyak 2000 batang bibit pohon buah-buahan ditanam di lahan kritis hingga kawasan wisata Gunung Gandul.“Pohon buah-buahan bukan hanya lumbung pangan binatang hutan, tapi nantinya masyarakat sekitar hutan juga bisa ikut menikmatinya. Sebab selama ini mereka dituding sebagai biang keladi kerusakan hutan tanpa merasakan manfaat ekonomi hutan secara langsung,” ujar anggota Bengawan 88, Suyadi.

Lebih jauh, kegiatan penghijauan dengan bibit buah-buahan mulai dirintis Bengawan 88 sejak 2010 silam. Saat itu penghijauan dilaksanakan bersama masyarakat Lingkungan Cubluk, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri yang tinggal di lereng Timur Gunung Gandul.

“Pihak Perhutani menyambut baik gerakan ini dengan memberi bantuan bibit buah-buahan,” lanjut Suyadi. Sementara itu, Asisten Perhutani BKPH Wonogiri, Budi Kuswanto, menyatakan, pihaknya merasa bersyukur dengan keberadaan kelompok-kelompok masyarakat yang peduli terhadap kelestarian hutan. Dia berharap kegiatan semacam ini terus berjalan dan diikuti oleh masyarakat di daerah lain.

“Semoga gerakan penghijauan dengan tanaman buah-buahan ini berhasil. Sehingga masyarakat tergerak untuk ikut melestarikan hutan bukan karena ancaman hukum, tapi karena mereka bisa menikmati buah-buahan hasil hutan,” kata Budi Kuswanto.

Dalam penghijauan yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga tengah hari ini, komoditas tanaman penghijauan yang ditanam meliputi Matoa, Apel Beludru, Talok, Jambu Air, Kepel, Jambu biji, Mangga, Salam, Duet, Durian, Sukun, Jambu monyet, serta Kenari.

Selain bantuan Perhutani dan hasil persemaian para anggota Bengawan 88, bibit penghijauan diperoleh dari Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan setempat, serta sumbangan dari beberapa perusahaan swasta di Wonogiri. “Kami hanya menggelontorkan ide. Ternyata ide ini mendapat sambutan positip masyarakat dan berbagai pihak,” tandas Suyadi.[bagus]

error: Content is protected !!