210 Liter Ciu Hendak Dipaketkan Ke Jakarta Terungkap

0 38
Polisi menunjukan BB ciu yang diselundupkan untuk dikirim ke Jakarta dengan melalui jasa pengiriman | Foto bagus
Polisi menunjukan BB ciu yang diselundupkan untuk dikirim ke Jakarta dengan melalui jasa pengiriman | Foto bagus

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Ini modus baru yang berhasil terungkap oleh jajaran Polsek Wuryantoro dan Polres Wonogiri. Minuman Keras (Miras) ciu sebanyak 210 liter yang hendak dipaketkan ke Jakarta melalui jasa pengiriman berhasil diungkap oleh polisi.

Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani melalui Kasubag Humas AKP Supriyadi dan Kasubagdal Ops Polres Wonogiri AKP Maryono, Selasa (26/2) mengemukakan, pihaknya nyaris saja “kecolongan” terhadap aksi pengiriman ciu dari Wonogiri ke Jakarta.

Namun berkat kerja sama yang baik antara masyarakat dengan kepolisian, rencana pengiriman itu berhasil dibongkar. Polisi mencurigai modus pengiriman minumas keras (miras) sudah berlangsung beberapa kali. Namun polisi baru berhasil mengungkap.

Terungkapnya pengiriman miras jenis ciu itu, beralawan ada informasi dari seorang penumpang bus Sari Giri. Kemudian polisi melakukan lidik. Hasilnya bis jurusan dari Pracimantoro – Wonogiri – Solo itu berhasil dihentikan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan enam jerigen berisi ciu. Masih masing jerigen berisi 35 liter. “Barang bukti itu kami sita. Crew bus kita mintai keterangan, dan pemiliknya juga telah dimintai keterangan,” ujar Maryono.

Menurut Maryono, pemilik ciu tersebut adalah berinisial Dms (27) warga Ngulukidul RT 05 RW 04 Kecamatan Pracimantoro. Yang bersangkutan mengirimkan ciu dengan cara menitipkan kepada crew bus PO Sari Giri pada Minggu (25/2) lalu.

“Awal terbongkarnya, karena salah satu penumpang itu mencium aroma ciu di dalam bus. Kemudian melaporkan ke Polsek Wuryantoro. Kemudian Polsek Wuryantoro kordinsai dengan Polres untuk melakukan pengejaran, hasilnya positif,” pungkas Maryono.

Sementara pemilik Ciu tersebut berinisial Dms tidak berhasil dikonfirmasi. Kakak iparnya, berinisial Yan (38) mengaku tidak mengetahui masalah itu. Masalah tersebut menjadi tanggungjawab adik iparnya. “Masalah itu diurusi adik saya,” ujar Yan by phone

error: Content is protected !!