Walaaah Water Boom Gajah Mungkur Ngemplang Setoran ?

0 38
Waterboom GajahmuBngkur Wonogiri | Foto Bagus
Waterboom GajahmuBngkur Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Ternyata, selama setahun terakhir, pembayaran bagi hasil pengelola Water Boom Gajah Mungkur Wonogiri kepada Pemda Wonogiri tersendat sendat. Yaitu setoran sejak bulan Desember, November, Oktober dan September tahun 2012.

Kewajiban setoran bulan-bulan pada sebelumnya pun disetorkan setelah Pemda menegur pengelola WB WGM. Sekedar informasi , WB WGM menempati lahan hampir 7000 M2 di Lokawisata Sendang Asri WGM Wonogiri.

Terpaksa Pemda Wonogiri mengirimkan surat teguran hingga dua kali. Dengan surat terguran tersebut, pengelola WB WGM mulai menyicil tunggakannya, namun belum seluruh tunggakan setoran bagi hasil sebesar 25 persen dibayarkan pengelola WB WGM.

“Kami dua kali mengirimkan surat teguran ke pihak manajemen Waterboom WGM. Pertama pada bulan Oktober untuk menagih setoran bulan Agustus. Karena belum menyetorkan sampai awal Desember, kita melayangkan kembali surat teguran kedua,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan, Widodo, mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Wonogiri, akhir pekan kemarin.

“Yang tunggakan bulan Agustus 2012 senilai Rp.60,8 juta sudah dibayar. Itu setelah kita kirimkan surat teguran pada Desember. Sisanya, setoran bulan September sampai Desember 2012 belum dibayar sampai sekarang,” kata Widodo.

Widodo mengaku tidak tahu jumlah setoran yang wajib dibayarkan selama empat bulan terakhir. Sebab jumlah setoran tergantung jumlah pengungjung. Setoran WB-WGM cukup tinggi.

Sebagai gambaran sejak berdiri Agustus sampai Desember 2011, pengelola WB menyumbang Rp.67,125 juta ke kas daerah. Setoran tersebut tepat waktu pada Desember 2011 senilai Rp.38,6 juta. Sisanya, setoran Agustus-November 2012 diangsur sembilan kali.

Cicilan setoran 2011 terakhir dibayarkan Januari 2013. Sedangkan setoran Januari-Juli 2012, menyumbang pendapatan Rp.135,62 juta. Setoran bagi hasil bervariasi, mulai Rp.9,26 juta untuk bulan Maret 2012 sampai Rp.40,9 juta untuk Januari 2012.

Total sejak berdiri sampai awal tahun ini, WB telah menyumbang pendapatan daerah Rp.263,54 juta. “Lumayan juga untuk objek wisata yang baru berdiri. Sayang setoran kurang tertib,” kata Widodo. Karena itu, petugas Disbudparpora selalu rajin menagihnya.

Secara terpisah, manajer WB GM Yoyok gagal dionfirmasi. Alasannya sedang sibuk. Nomor hand-phone juga tidak pernah aktif. Malu kali yah? [[email protected]]

error: Content is protected !!