Wakil Ketua DPR RI Tidak larang PPDI Unjukasa ke Senayan

0 28
Bupati H Danar Rahmanto (kiri), Ketua KPU Pusat Husni Kamil Malik (tengah) dan Wakil Ketua DPR RI Priyo B | Foto Bagus
Bupati H Danar Rahmanto (kiri), Ketua KPU Pusat Husni Kamil Malik (tengah) dan Wakil Ketua DPR RI Priyo B | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso (PBS) tidak melarang anggota Parsatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar aksi unjuk rasa ke Senayan. Karena itu merupakan bagian dari upaya menyalurkan aspirasi untuk memperjuangkan haknya.

Dukungan moral itu disampaikan PBS saat berdialog langsung dengan anggota PPDI se Indonesia yang tengah menggelar Rakor di Kabupaten Wonogiri, Sabtu dan Minggu (26-27/1/13) .Rakor diikuti oleh 33 perwakilan PPDI Provinsi di seluruh RI.

“Kalau RUU Desa tidak segera disahkan jadi UU saya mendukung anggota PPDI se Indonesia ini demo ke sana di gedung DPR Jakarta. Namun pesan saya jangan bertindak anarkis karena itu bukan sifat Perdes sejati,” tegasnya. Namun ada salah satu anggota PPDI yang menimpalinya, kecuali dalam kondisi kepepet.

Selaku Pembina PPDI, PBS menyatakan setuju jika perangkat desa (Perdes) diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Alasan ia mengetahui keuangan Negara RI cukup untuk  menggaji PPDI menjadi PNS. Selain itu, penghasilan Perdes sangat minim. Bahkan saat ini masih ada yang digaji Rp 200 ribu per bulan.

PBS mengaku terkejut dan tampak menggeleng-gelengkan kepala saat mendengar keluhan Perdes yang menerima insentif Rp.150 – Rp.200 ribu sebulan.

Gini hari masih ada (Perdes) yang dibayar segitu? Ini menterinya tahu enggak?. Jangan-jangan pura-pura tidak tahu,” kata PBS bernada keheranan.

“Sebagai Wakil Ketua DPR RI dan sebagai pribadi saya siap pasang badan membela PPDI. Saya siap menekan pemerintah untuk sebgera mengesahkan RUU Desa. Karena RUU Desa harus diawasi bersama,” katanya.

PBS melanjutkan, bahwa Perdes seperti Kadus, Kaur maupun Kades bekerja saban hari berhadapan langsung dengan masyarakat di bawah. Sudah sewajarnya kesejahteraan mereka diperhatikan pemerintah.[[email protected]]

error: Content is protected !!