Pengurus DPC PDI-P Bahagia Dengan Nomor Urut 4

1 60
oko Sutopo alias Jekek ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Wonogiri | Foto Bagus
Joko Sutopo alias Jekek ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Pengurus DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Wonogiri merasa bahagia menyusul ditetapkannya nomor urut Parpol peserta Pemilu Legislatif (Pileg) pada 2014 mendatang, oleh KPU Pusat.

PDI-P sebagai salah satu dari 10 Parpol yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Pileg, mendapatkan nomor urut 4 (empat). Pengurus partai berlambang kepala banteng warna hitam moncong putih itu menganggap nomor urut 4 itu cantik.

Angka 4 layak dikagumi dan dibanggakan. “Kebetulan pas ulang tahun PDI-Perjuangan yang ke 40, kita mendapat nomor urut empat,” ujar Joko Sutopo Ketua DPC PDI-Perjuangan, Rabu (16/1/13) di Jl RM Said Brumbung Selogiri Wonogiri.

Hal yang juga menggembirakan lagi bagi Joko Sutupo dkk adalah, pesta demokrasi kelak, hanya akan diikuti oleh 10 Parpol, termasuk PDI-Perjuangan. Artinya, kata Joko, pesta demokrasi makin menghasilkan produk yang berkualitas. Persaingan kian sengit.

Karena itu, secarfa internal, pria yang lebih dikenal Jekek ini mulai membenahi pengurus PDI-Perjuangan Wonogiri. Joko telah mengkader dan mendoktrin kader dan pengurus sejak ia terpilih sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan Wonogiri.

Pada pemilu Legislatif 2014, kuota kursi di DPRD II Wonogiri menurun dari 50 kursi menjadi 45 kursi saja. Itu tidak dipersoalkan Jekek. Jekek mematok kadernya mampu merebut minim 19 kursi. “Kita tetap target 19 kursi,” kata JK, panggilan akarab lainnya.

Langkah awal yang dilakukan Joko adalah menyeleksi kader internal yang paling bagus dan loyal. Secara eksternal, Jekek juka membuka diri untuk memberikan kesempatan tokoh agama dan tokoh masyarakat luar partainya Megawati ini.

Terhadap pengurus atau kader Parpol lain yang partainya tidak lolos, juga diberikan peluang oleh Jekek untuk bergabung. “Kita sudah berkomunikasi dengan mereka secara intens. Kami siap merekrut tokoh agama tokoh masyarakat di luar partai,” katanya.

Nah…. Jekek sendiri akan nyaleg tidak? Menurut Jekek, soal dirinya nyaleg atau tidak nyaleg tidak penting untuk dijawab. Terpenting adalah menyiapkan kader internal secara matang agar benar benar sukses.

Pria yang beralamat di Desa Jaten  Kecamatan Selogiri ini, mengaku telah menyiapkan sebanyak 150 kader dan non kader sebagai Balon Legislatif. Komposisinya kader 70 persen dan non kader 30 persen. [[email protected]]

error: Content is protected !!