Kalender Liburan Pengaruhi Lonjakan Pengunjung Wisata

0 56
Antrian calon penumpang perahu wisata di WGM Wonogiri  | Foto Bagus
Antrian calon penumpang perahu wisata di WGM Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Kalender Tahun 2012 lebih banyak didominasi oleh penanggalan berwarna merah dan libur bersama pegawai negeri sipil maupun anak sekolah. Antara lain ada libur Natal 2012 dan Tahun Baru 2013. Kondisi tersebut cukup mempengaruhi terhadap peningkatan jumlah pengunjung Obyek Wisata Sendang Asri (OWSA) Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Di sisi lain, kenaikan tarif Harga Tiket Masuk (KTM) ke OWSA yang mencapai 120 % lebih tidak mempengaruhi minat turis lokal untuk berkunjung ke WGM dan sekitarnya. HTM Natal dan Tahun Baru adalah Rp.13.100,-. Sedangkan tarif SKTM pada hari biasa, selain hari Minggu dan hari adalah libur adalah Rp.5.100,-. Pada hari tanggal merah dan Minggu Rp.7.600,-

Berikut liputan infowonogiri.com dari Wonogiri, Senin (1/1/13) dan pantauan sejak pertengahan Desember sampai libur Natal lalu. Pada tanggal merah dan hari Minggu, di luar libur Natal dan tahun baru 2013, kunjungan ke OWSA WGM rata rata seribu pengunjung perhari. Bahkan pada hari efektif Senin s/d Sabtu, jumlah pengunjung ke OWSA kurang dari 400 orang perhari.

Secara perlahan memasuki liburan anak sekolah, jumlah pengunjung OWSA merangkak naik. Perhari rata rata mencapai 1000 orang. Pada libur Natal (25/12) jumlah pengunjung mencapai 5000 orang. Sedangkan pada Senin (26/12) jumlah pengunjung turun mencapai seribuan lebih, atau berkisar hanya ada empat ribu pengunjung.

Agus Tri Hari Mulyanto Kepala UPT OWSA Wonogiri
Agus Tri Hari Mulyanto Kepala UPT OWSA Wonogiri

Puncak kenaikan jumlah pengunjung terjadi pada libur tahun baru 2013. Dalam sehari, Senin (1/1/13) jumlah pengunjung mencapai Rp.20 ribu lebih. “Data sepintas kunjungan pada hari ini Senin (1/1/13), mencapai 20 ribuan orang,” kata Agus Tri Harimulyanto Kepala UPT OWSA WGM Wonogiri.

Untuk pembanding, pada libur Natal dan Tahun Baru 2011 jumlah pengunjung 7000 orang. Pada libur Natal sekitar 6000 orang. “Karena Natal dan Tahun baru 2011 lalu jatuh pada hari Minggu,” tambah Agus didampingi Widodo stafnya. Pengujung WGM banyak didominasi wisatawan Kabupaten/Kota, tetangga. Indikatornya plat nomor kendaraan yang dipakir dari luar daerah.

Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisata, target pedapatan asli daerah (PAD) tahun 2012 terpenuhi. Tahun 2012 OWSA WGM ditarget Rp.3 Milyar setahun. “Kita dapat Rp.3,158.juta,” kata Agus. Target yang ditetapkan Bupati bersama DPRD II Wonogiri pada angka Rp.3 Milyar realistis. Menurut Agus, sampai Nopember 2012 lalu, telah mencapai angka Rp2.874 Milyar.

Sehingga –saat itu- Agus yakin, target PAD Rp.3 Milyar dapat terpenuhi di penghujung 2012. “Husus Desember saja dapat Rp.279 juta. Jadi kita sudah santai sejak Nopember lalu,” katanya. Total jumlah pengunjung tahun 2012 ini mencapai 35 ribu orang. Sedangkan jumlah pengunjung tahun 2011 ada 31 ribu orang.

Faktor lonjakan, disebabkan kalender liburan. Contoh Natal dan tahun baru, pada tahun lalu jatuh pada hari Minggu. Pada tahun 2012 ini, sering terjadi hari libur pada akhir pekan, banyak libur panjang, frekwensi liburannya juga panjang, dan banyak hari terjepit. Liburan, menurutnya, sangat berpengaruh positif pada peningkatan jumlah pengunjung.

Faktor lain yang turut mendorong kian meningkatkan jumlah pengunjung diyakini karena OWSA mempunyai kelebihan. Antara lain HTM masih relatif murah. Parkir murah dan mudah. Setiap kendaraan diperbolehkan masuk dan pakir di area OWSA. Sarana prasarana hiburan, area bermain dan wisata lengkap. Termasuk wisata air. Ada perahu wisata, dan pemancingan gratis di bendungan.

Fasilitas istirahat dan tempat beribadah cukup lengkap dan memadai. Wisata kuliner juga tidak dianggap enteng. Jumlah pedagang ada 368 orang. Terdiri dari 48 rumah makan. Asongan 99 orang. Selebihnya adalah PKL. “Khasnya gendar pecel mlanding. Orang luar daerah kalau jajan pasti belinya itu, murah meriah. Dan, Nila bakar, patin, wader dan bader. Pasti itu,” yakin Agus.

Water Boom (WB) berpengaruhkah? Agus berpendapat, WB tidak atau belum mempengaruhi jumlah pengunjung OWSA. “Hasil pantauan kami, tidak banyak pengujung OWSA yang ke sana (WB),” kata Agus. Sebaliknya, OWSA mendapatkan citra buruk oleh keberadaan WB yang telah beroperasi setahun lebih itu.

Karena pelayanan WB tidak seperti apa yang dipromosikan. “Saya sering mendapatkan komplin dari pengunjung WB. Pengunjung mengira WB dikelola oleh kami, padahal itu tidak,” kata Agus. Sementara, arus lalin terjadi kepadatan sejak pukul 19.30 Wib sampai 16.00 Wib, mulai dari Wonogiri Kota sampai pintu masuk OWSA.[[email protected]]

error: Content is protected !!