Kakak Beradik Asal Baturetno Terjangkit Demam Berdarah

0 79

nyamuk dbinfowonogiri.com – WONOGIRI – Waspada ,  Selalu jaga kebersihan lingkungan sekitar anda. Agar penyakit jauh dari keluarga kita. Terlebih sekarang ini sedang musim penghujan. Lalat nyamuk dan bakteri lebih mudah berkembang.

Di Baturetno dua anak kakak beradik, Fitri Amalia (8) dan Maulana Habibi Rahman (6 bulan), warga Klerong RT2 RW7 Desa Belikurip, dinyatakan positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Keduanya sempat dirawat di RS Marga Husada Wonogiri.

Humas RS Marga Husada Wonogiri, Tukino mengungkapkan, Fitri terlebih dahulu masuk ke rumah sakit pada 11 Januari lalu. Sedangkan adiknya, Maulana menyusul kakaknya ke rumah sakit pada 14 Januari silam.

Fitri dibawa pulang kemarin. Sedangkan Maulana dirujuk ke RS Dr Oen II Solo Baru karena kondisinya tidak kunjung membaik. ” Maulana dirujuk ke Dr Oen, Kamis pagi ” ujarnya. Kondisi tubuh Maulana semakin lemas. Kadar trombositnya turun hingga 19.000/mm3 darah.

Padahal, normalnya berkisar 150.000-450.000/mm3 darah. “Makan minum sulit. Terkadang tidak mau minum ASI. Dari pemeriksaan menunjukkan positif DBD,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri, dr Widodo MKes melalui Kabid Pencegahan Penyakit dan Pengendalian Lingkungan (P2PL), Supriyo Heryanto mengatakan, sebelumnya sudah ada delapan warga Wonogiri yang terjangkit DBD, awal tahun ini.

Sehingga sampai sekarang telah berjumlah menjadi sembilan. Termasuk Prima dari Desa Bero, Manyaran, yang juga dinyatakan positif terserang DB. Dijelaskan dari delapan penderita DB itu, tujuh di antaranya sudah berada dalam tahap Demam Berdarah Dengue (DBD).

Adapun satu lagi sudah masuk fase Dengue Shock Syndrome. “Kalau sudah masuk tahap Dengue Shock Syndrome itu sudah sangat kritis. Tetapi semua bisa ditolong, tidak ada yang berakhir meninggal dunia,” katanya.

Fenyebab penyebab adanya penderita demam berdarah itu karena cuaca hujan. Kondisi tersebut rawan memunculkan penyakit tifus, DBD, dan influenza. Karena itu perlu penangangan cepat dan tepat, oleh dokter di rumah sakit atau puskesmas.

Setiap laporan adanya demam berdarah akan ditindaklanjuti dengan Penelitian Epidemiologis (PE). Jika menunjukkan populasi vektor (nyamuk aedes aegypti) yang tinggi, maka akan dilakukan fogging (pengasapan). Namun paling efektif adalah dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN), di sekitar lingkungan tempat tinggal.[[email protected]]

error: Content is protected !!