Jembatan Kali Barak Putus Dihantam Banjir

0 85
Jembatan Kali Brangkal Giriwoyo | Foto Bagus
Jembatan Kali Barak Giriwoyo | Foto Bagus

infowonogiri.com – GIRIWOYO – Bencana alam lagi. Sebuah jembatan Kali Barak yang menghubungkan antar Desa di Kecamatan Giriwoyo dan Kecamatan Batuwarno nyaris putus total.

Penyebabnya, jembatan yang terletak di Dusun Cantel Desa Pidekso Kecamatan Giriwoyo itu disebabkan banjir sungai Kali Barak, Kamis (24/1/13) kemarin. Sehingga jembatan itu tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor.

Sekretaris Desa Pidekso Dwiyanto mengatakan jembatan itu telah berusia lebih dari 50 tahun. Panjang jembatan berukuran 20 meter. Lebar lima meter. Kali (sungai) Barak merupakan anak sungai Bengawan Solo.

Menurut Dwiyanto, arus banjir yang terjadi akhir akhir ini lebih besar dan arus airnya deras dibandingkan banjir yang terjadi pada tahun sebelumya. “Akibatnya kaki kaki jembatan tidak kuat menahan terjangan air,” katanya.

Akibatnya kaki jembatan retak. Badan jembatan juga ambrol hingga nyaris memutus jembatan. “Kejadian ini sudah saya laporkan ke Kecamatan,” kata Dwiyanto.

Setelah jembatan terputus, nantinya warga harus menempuh jalan lebih jauh jika pergi ke Kota Kecamatan Giriwoyo. Warga Dusun Klangkehan, Dusun Pidekso, dan Desa Sendangsari (Batuwarno) yang berada di sisi timur sungai harus memutar arah melalui Dusun Miring (Pidekso) atau Dusun Bibit Desa Tukulrejo) jika ingin ke wilayah di bagian barat Sungai.

Kepala Desa Tukulrejo Kenthut Suparyono mengatakan jembatan itu memiliki fungsi penting sebagai jalur perekonomian dan jalur belajar warga. Sebab, petani dan pedagang yang tingga di sisi timur sungai lebih banyak yang beraktivitas ke pasar-pasar di sebelah barat sungai.

Selain itu, hampir semua anak usia SMP di wilayah timur sungai menempuh pendidikan di SMP dan SMA di sebelah barat sungai. “Kami berharap ada perhatian. Jembatan itu jalur penghubung ke desa saya,” katanya.

Jembatan tersebut berada di wilayah yang rencananya akan dijadikan area genangan Waduk Pidekso. Warga tetap beraharap jembatan itu diperbaiki untuk menunjang perekonomian.

Sampai saat ini, mengenai rencana pembangunan waduk tersebut belum ada kepastian. Selain tidak masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), rencana pembangunan waduk tersebut juga masih ditolak warga.[[email protected]]

error: Content is protected !!