Ijab Qobul Dilaksanakan Pasca Operasi Di Rumah Sakit

0 56
Akad nikah Wahyu Widodo dengan Darmi di bangsal Ali Bin Abu Thalib | Foto Sugiyarno
Akad nikah Wahyu Widodo dengan Darmi di bangsal Ali Bin Abu Thalib | Foto Sugiyarno

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Ini bukan kisah dalam sinetron picisan atau drama sandiwara. Tetapi ini cerita nyata yang terjadi pada Jumat dini hari (4/1/13). Sekitar pukul 01.00 Wib, pasien di RS Amal Sehat Slogohimo, Wahyu Widodo (23) menikah dengan Darmi (22) di Bangsal Ali Bin Abu Tholib Nomor 6 rumah sakit setempat.

Pernikahan Widodo-Darmi ini, dilaksanakan di rumah sakit karena terpaksa. Sebab Widodo tengah menderita usus buntu. Widodo mulai opname di RSAS, Senin (31/12/12) lalu. Pria buruh bangunan itu baru saja menjalani operasi usus buntu, Kamis malam kemarin.

Widodo adalah warga Krajan RT 02/ 02 Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Jatim. Sedangkan kekasihnya, Darmi adalah warga Munjing RT 4/6 Kecamatan Saren Kabuapten Pacitan, Jatim. Widodo-Darmi selama ini bekerja merantau di Jakarta.

Widodo-Darmi mulai menjalin hubungan cinta sejak tiga tahun lalu. Bukti cinta Widodo kepada Darmi tak diragukan lagi. Buktinya Widodo melamar Darmi kurang lebih stahun lalu. Pesta pernikahanpun direncanakan, Kamis (3/1/13).

Allah Swt menguji kesungguhan Widodo untuk mempersunting Darmi. Allah Swt juga menguji keteguhan cinta Darmi kepada Widodo. Widodo diuji dua sakit. Keselamatan jiwa Widodo terancam infeksi pada usus buntunya. Ususnya kian parah. Ususnya telah mengeluarkan nanah. Jika tidak ditangani serius maka mengancam keselamatan jiwanya.

Namun tekad sudah bulat. Pernikahan tetap digelar. Gayung bersambut. Pengelola RSAS mendukung rencana pernikahan pasien Widodo. Bahkan pihak RSAS menfasilitasi secara gratis sarana prasarana yang diperlukan. Pun penghulunya berkenan datang ke RS.

Himawan, Humas RSAS mengemukakan, Widodo saat datang kali pertama opname di bangsal Ali Bin Abu Tholib kelas III untuk tiga pasien. Begitu mendapatkan informasi, bawha Widodo akan melangsungkan pernikahan di RS, Himawan menyiapkannya.

Widodo dipindahkan dari bangsal kelas III ke bangsal VIP. Kamar rumah sakit disulap menjadi seperti laiknya kamar pengantin baru. Kamarnya dihias dan didekor dengan bunga bungaan serta ditaburi pengharum ruangan. Sehingga menimbulkan kesan romantis. Tidak ada sedikitpun bau obat-obatan.

Sebelum akad nikah digelar kedua mempelai dipertemukan. Darmi dan rombongan datang sekira 21.30 Wib. Darmi tak kuasa menahan emosi. Air matanya meleleh membasahi bedak pada kedua pipinya. Tangisan Darmi pun membuat haru Widodo. Widodo mencoba tabah untuk tidak menangis. Orang orang di sekelilingnya pun terharu.

Tampak hadir kedua orang tua Widodo, yaitu Juriyanto (46) dan Sukatmi (42). Dan, orang tua Darmi, yaitu Tukiman dan Pawit. Widodo adalah anak kedua dari dua bersaudara. Sedangkan Darmi adalah anak ke lima dari lima bersaudara. Widodo adalah kuli bangunan. Sedangkan Darmi adalah pembantu rumah tangga. Keduanya merantau di ibu kota.

Setelah menunggu beberapa jam, upacara pernikahan digelar sekira pukul 01.00 Wib. Posisi pengantin putra tetap berada dalam pembaringan. Di tangannya masih menancab jarum infus. Di hidungnya masih tertancap slang oksigen.

Dimulai dengan pembukaan dan walimatun nikah serta pemberian cindera mata dari pihak RSAS, yang diwakili oleh Himawan Humas RSAS. Dilanjutkan dengan pemeriksaan data identitas masing masing mempelai oleh penghulu KUA Kecamatan Nawangan Pacitan, Fajarjana SAg, didampingi petugas pencatat nikah.

Ijab qabul menggunakan bahasa Indonesia. Mas kawinnya seperangkat alas shalat dan uang Rp.1 juta dibayarkan tunai. Pernikahan dinyatakan sah.

Himawan menambahkan bawha pernikahan pasien di RSAS baru kali pertama dilaksanakan. Pengantin Widodo diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih 4 hari, baru diperbolehkan pulang. Riwayat sakitnya, Widodo sudah pernah dua kali menderita usus buntu. Kali ini diharuskan operasi. Sebab sakitnya sudah parah. Apa yang dilakukan pihak RSAS terhadap Widodo adalah sebagai bagian dari cara berbuat baik terhadap orang lain. Selama ini pasien RSAS banyak datang dari Pacitan.[N420]

error: Content is protected !!