Desa Semin Nguntoronadi Panen Buah Naga

1 102
Panen buah naga di Desa Semin Nguntoronadi | Foto Bagus
Panen buah naga di Desa Semin Nguntoronadi | Foto Bagus

infowonogiri.com – NGUNTORONADI – Selain giat menanam sayur mayur dan rempah rempah, penduduk Desa Semin Kecamatan Nguntoronadi juga rajin menanam buah buahan. Tanaman buah yang sedang dikembangkan di wilayah pegunungan sisi Timur Kecamatan Nguntoronadi adalah buah naga.

Tidak sia sia, upaya warga membuahkan hasil. Sejak pertengahan Januari lalu, warga setempat mulai memanen hasilnya. Dalam sekali pemetikan, setiap keluarga rata-rata dapat memanen lima sampai 10 kilogram buah naga. Jumlah panennya memang tergolong sedikit.

Sedikit banyaknya buah naga yang dipanen warga, sangat tergantung banyaknya tanaman buah naga. Kebanyakan warga memang hanya menanam di pekarangan rumahnya. Bagi warga yang pekarangan halamannya luas, tentu dapat menanam pohon buah naga dalam jumlah banyak.

Warga yang memiliki luas pekarangan 10×10 meter bisa menghasilkan buah naga lebih dari sepuluh kilogram dalam sekali pemetikan. Ketua tim penggerak PKK Desa Semin, Suparmi (45) mengungkapkan, musim panen buah naga telah dimulai sejak akhir Desember lalu.

“Panen sekarang melimpah, bisa untuk menambah pendapatan keluarga. Biasanya, musim panen berlangsung dari Desember sampai Maret. Pemetikan buah naga bisa dilakukan dua minggu sekali,” katanya.

Sementara ini, belum memasarkan buah naga keluar Daerah. Warga lebih menikmati sendiri. Kalaupun ada yang dijual, hanya terhadap kalangan tertentu saja. Jenis buah naga daging putih Rp 3.000-5.000/buah, Naga daging kuning Rp 5.000/buah. Naga daging merah Rp 15.000/kg.

“Buah naga dari desa kami belum dipasarkan keluar. Sebagian masih dikonsumsi sendiri. Pembelinya hanya orang yang berkunjung ke desa Semin yang ingin membawa oleh-oleh. Buah naga daging kuning di Semin masih langka, baru dibudidayakan satu keluarga,” katanya.

Camat Nguntoronadi, Joko Triono menambahkan, meski warga Semin baru sebaas menanam di pekarangan rumah, namun menurutnya produksi buah naga di desa setempat sudah tergolong banyak. Sekali pemetikan, jumlah panen se Desa Semin lebih dari 200 kilogram.

Tahun lalu, musim panen buah naga bisa menghasilkan Rp 16 juta. Tahun ini, nilai panen buah naga diperkirakan mencapai lebih dari Rp 20 juta. Karena akhir akhir ini semakin banyak warga yang membudidayakan buah naga.

Hampir setiap keluarga di desa Semin telah membudidayakan tanaman sejenis kaktus itu. “Saat ini jumlah warga yang menanam buah naga sudah ada 600-an keluarga. Sebagian saat ini sedang panen. Sebagian lain belum panen karena baru menanam,” katanya.[[email protected]]

error: Content is protected !!