Sampai Akhir Tahun Kasus Lalulintas Diprediksi Capai 17.000 lebih

1 42
Kasatlantas AKP Sugiyatmo | Foto Bagus

infowonogiri.com –  WONOGIRI – Akhir tahun 2012 tinggal menghitung hari. Diperkirakan sampai 31 Desember mendatang, jumlah pelanggaran lalulintas di wilayah hukum Polres Wonogiri bisa mencapai 17.000 lebih. Sampai, Senin (24/11) tecatat kasus pelanggaran Lalin (Lalulintas) telah mencapai 16.586.

Dalam sehari anggota Satlantas Polres Wonogiri diperkirakan bisa mendapatkan pelanggaran hingga mencapai 30 sampai 50 kasus pelanggaran lalin. Setiap pelanggaran ditilang oleh Poltas. Baik pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring) maupun pidana dan atau pelanggaran UU Lalin.

Kapolres Wonogiri AKP Tanti Septiyani melalui Kasatlantas AKP Sugiyatmo mengemukakan, jumlah pelanggaran Lalin tersebut lebih banyak dibandingkan pelanggaran Lalin pada tahun 2011 lalu. Pada tahun lalu, jumlah pelanggaran UU Lalin ada 15.012.

“Sampai akhir tahun nanti, saya perkirakan bisa menilang sebanyak sampai 800 pelanggaran,” ujar Sugiyatmo. Pelanggaran tersebut terdiri dari pelanggaran rambu rambu lalin, marka jalan, kelengkapan kendaraan bermotor, penggunaan kendaraan tidak sesuai peruntukannya.

Banyak juga, termasuk pelanggaran kecelakaan lalulintas (lakalantas). Baik yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD), luka berat (LB), luka ringan (LR) maupun yang mengakibatkan kerugian materi.

**JUMLAH KORBAN MD MENCAPAI 115 NYAWA MELAYANG.

Sugiyatmo didampingi Heri (anggota penyidik laka) membeberkan, sepanjang Januari sampai tanggal 24 Desember 2012 jumlah lakalantas mencapai 526 kejadian. Jumlah MD ada 115. Jumlah korban LB ada 23 orang. Jumlah korban LR ada 676. kerugian materi  mencapai Rp.347 juta lebih.

Pada tahun 2011 jumlah kejadian lakalantas ada 558 dengan jumlah korban MD ada 72 orang. Jumlah korban LB 32 orang, dan jumlah korban LR 645 orang. kerugian materi mencapai 292 Juta lebih. Dengan demikian jumlah kasusnya menurun akan tetapi jumlah korbannya meningkat.

Sugiyatmo membeberkan, salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah korban bertambah pada tahun 2012 ini dikarenakan terjadi peristiwa kecelakaan dengan jumlah korban masal, 14 orang MD. Yaitu lakalantas rombongan pemotretan e-KTP Batuwarno, TKP di Baturetno, rombongan.

Faktor kecelakaan paling dominan disebabkan karena human eror (supir). Misalnya supirnya ngantuk atau lelah, ugal ugalan. Faktor lain didukung oleh kendaraan yang tidak layak, kendaraan  yang bukan peruntukannya. Faktor jalan dan cuaca juga mempengaruhi.

Jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan paling banyak didominasi oleh sepeda motor. Jumlahnya mencapai 722 unit. Mobil bus 79 unit, bis kecil 23 unit, mobil barang 91 unit, dan tidak bermotor. Jumlah korban pejalan kaki juga banyak. Ada sebanyak 83 kasus.

Jumlah korban MD pun tidak sedikit, yakni 22 orang. “Selama bulan Nopember kemarin saja ada 11 korban MD pejalan kaki. Korban LB ada 2 org dan korban LR ada 80 orang. Sedangkan Laka tunggal ada 60 kejadian. Korban MD ada 30 orang, LB 14 orang dan korban LR 77 orang,” katanya.

Sugiyatmo berharap tahun depan, jumlah lakalantas menurun drastis. Karena itu, untuk mengantisipasinya, jajara Zebra tengah menganalisa dan memperjari faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya lakalantas. Kemudian akan disosialisasikan ke masyarakat.

Kapolres berpesan, agar pengguna jalan selalu memperhatikan saat berkendaraan, taati rambu lalin, hindari pelanggaran, kurangi kecepatan, patuhi kapasitas kendaraan demi terciptanya. Kamsoltibcarlantas. “Prinsipnya tidak akan terjadi kecelakaan tampa ada pelanggaran lalin,” katanya.[[email protected]]

error: Content is protected !!