Penderita HIV/AIDS Per Tahun Meningkat

0 54
Peserta sosialisasi yang terdiri dari ibu rumah tangga, waria dan lain-lain dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia di halaman Plasa Sriwedari Solo

infowonogiri.com – SOLO – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Solo mencatat jumlah akumulasi penderita HIV/AIDS (ODHA) dari tahun 2005 sampai Oktober 2012 sebanyak 855 jiwa. Jumlah penderita tersebut dari tahun mengalami peningkatan.

Pengelola Program KPA Solo, Tomy Prawoto, mengatakan jumlah 855 penderita HIV/AIDS tersebut terdiri dari ibu rumah tangga dan anak 222 orang, Wanita Penjaja Seks (WPS) 90 orang, laki-laki 383 orang, Sex With Men (MSM) 53 orang, Penggunaan Jarum suntik (Penasun) 84 orang dan waria 20 orang. Ia mengungkapkan, penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Untuk Kota Solo dari tahun 2010-2011 jumlah penderita HIV/AIDS bertambah 25 orang. Sehingga jumlah total penderita menjadi 200 orang dari tahun sebelumnya hanya 175 orang. “Kebanyakan penderita HIV/AIDS di Kota Solo ini dari warga pendatang. Jadi untuk warga Solo sendiri yang positif menderita HIV/AIDS sedikit jumlahnya,” ungkap Tomy kepada wartawan di sela-sela sosialisasi dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia di halaman Plasa Sriwedari Solo, Minggu (2/12/2012).

Menurut Tomy, tujuan sosialisasi dilakukan, untuk memberikan pengertian kepada warga atau masyarakat khususnya Solo dan sekitarnya untuk menciptakan suasana atau lingkungan yang kondusif guna memudahkan diselenggarakannya upaya pencegahan, pengobatan serta perawatan yang komprehensif pengidap HIV/AIDS. Selain itu, juga untuk memberikan dukungan (support) kepada pengidap HIV/AIDS.

“Untuk Wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Kota Solo ini merupakan peringkat kedua setelah Semarang Jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak,” jelasnya.

Dikatakan, untuk menanggulangi penularan penyakit HIV/AIDS supaya tidak semakin banyak. Pihaknya akan terus melakukan sisoalisasi kepada masyarakat secara langsung, yaitu dari warga untuk warga. Ia optimis dengan adanya sosialisasi tersebut jumlah penderita HIV/AIDS akan mengalamai penurunan.

Sementara itu, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengungkapkan pencegahan HIV/AIDS sangat penting untuk dilakukan melihat jumlah penderita HIV/AIDS di Solo semakin meningkat. Rudi menegaskan kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk ikut andil dalam pencegahan tersebut. Salah satunya adalah menciptakan lingkungan yang kondusif.[bib]

 

error: Content is protected !!