Mengaku Oknum TNI AU dan Pegawai Puskesmas , Digrebeg Aparat

0 95
Kos-kosan oknum yg mengaku TNI AURI dan pasangannya yg digrebeg aparat Polri & TNI | Foto Bagus

infowonogiri.com –  WONOGIRI – Seseorang yang mengaku sebagai anggota TNI AU ditangkap aparat TNI dan Polisi di rumah kos-kosan di Jl Instalasi Kamar 17, di RT 01 RW 10 Lingkungan Kajen Kelurahan Giripurwo Kecamatan Wonogiri Kota, Wonogiri, Selasa (4/12) kemarin.

Orang tersebut berinisial Har bin Sar (38) alamatnya belum jelas. Ada dua versi. Versi kepolisian menyebutkan, bahwa pria tersebut beralamat di Jogjakarta. Versi TNI menyebutkan, alamatnya di Kudus. Sedangkan versi pemilik kos kosan, tempat tinggalnya di Kudus.

Lelaki tersebut dikabarkan kelahiran Kabupaten Karanganyar 9 Septmber 1975. Setelah digerebeg, Har mengaku pernah dinas di Denma AAU Yogyakarta, pada bulan Januari 2011. Namun telah diberhentikan dengan tidak hormat, alias dipecat.

Saat digerebeg aparat, oknum pecatan TNI AU itu tidak sendirian. Di dalam kos-kosan, dia ditangkap bersama seorang perempuan cantik berinisial Arra (22). Perempuan modis ini, juga pernah bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, sebagai honorer di Puskesmas Prambatan.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber mengemukakan, Har dan Arra menempati kos kosan kamar nomor 17. Kos kosan tersebut adalah milik Adi Sularso, warga Pokoh Wonoboyo Wonogiri. Har dan Arra kos di tempat tersebut tiga bulan silam, sejak Minggu (23/9) silam.

Saat mengenalkan diri kepada pemilik kos dan pengawas kos, Har dan Arra mengaku sebagai pasangan suami istri. Namun faktanya, dia tidak bisa menunjukan surat nikah. Namun yang bersangkutan mengaku sebagai anggota TNI AU.

Petugas keamanaan juga berhasil mengamankan mobil Toyota Avansa Nopol B 98 BIN. Diduga nopol kendaraan tersebut palsu. Plat awalnya juga diduga plasu. Pada mobil Avansa warna hitam tersebut juga terpasang stiker Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI).

Kepada pihak aparat, alasan pemasangan stiker tersebut, karena ia masih merasa bangga dengan korp yang pernah dimilikinya. Selain itu sebagai sarana agar selamat dari penangkapan polisi lalulintas. Sebab ia mengaku tidak memiliki STNK.

Petugas Kos

Penyebab ia diberhentikan sebagai anggota TNI, karena yang bersangkutan terlibat kasus penganiayaan, dan telah menjalani sidang di pengadilan militer. Saat ini sedang dalam pengusulan PDTH (pemberhentian dengan tidak hormat) di Jogja.

Har, juga pernah menjalani penahanan selama 10 bulan di Cimahi Jawa Barat. Riwayatnya Har masuk Dinas sebagai anggota TNI AU pada tahun 1996. Kemudian diberhentikan pada Januari 2011 (dipecat). Dia memiliki KTP yang diduga nembak Rp.100.000,- di Kabupaten Kudus.

Har, pernah berbisnis minyak saat berdomisili di Kabuapten Kudus. Saat ini, Har sedang mengikuti prpogram pemotretan E-KTP masal di Colomadu Bolon RT 01 RW XI, Bolon Kecamatan Colomadu.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika sudah berusaha dikonfirmasi di kantornya, namun wartawan gagal menemuinya. Kasatreskrim AKP Sukirwanto juga sudah dikonfrimasi di kantornya. Namun tidak mau memberikan keterangan.

Sukirwanto hanya mengatakan singkat. “Mobilnya sudah dikembalikan ke pemiliknya. Data lain silahkan cari di lapangan saja,” katanya. Komandan Kodim 0728 Wonogiri juga sudah disambangai ke kantornya, namun tidak ada di kantor. Sedangkan anggotanya tidak berani memberikan keterangan.[[email protected]]

error: Content is protected !!