Guntur Wasito : Jangan Rebutan Jabatan

4 72
Guntur wasito kabag tata pemerintahan Wonogiri.JPGguntur wasito kabag tata pemerintahan Wonogiri |Foto Bagus
Guntur wasito kabag tata pemerintahan Wonogiri.JPG guntur wasito kabag tata pemerintahan Wonogiri |Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Bukan rahasia lagi kursi jabatan satuan perangkat daerah (SKPD) menjadi incaran para “abdi” negara. Bahkan saling berebut bersaing dengan cara tidak wajar. Saling sikut. Saling jegal. Dan dengan segala cara dilakukan.  

Namun itu tidak dilakukan oleh seorang Guntur Wasito, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Pemda Wonogiri. Guntur Wasito mengingatkan kepada orang lain, terutama pada PNS di lingkungan Pemda Wonogiri yang masih muda-muda dan potensial.

Pesannya adalah jangan pernah meminta kursi jabatan. Sebab manakala seorang PNS meminta jabatan kepada atasannya, maka PNS tersebut akan terjebak pada lubang dan atau permainan kotor oknum pejabat.

“Menjadi pegawai jangan pernah meminta jabatan. Kalau meminta pasti menjadi beban. Baik beban bagi yang meminta, maupun beban bagi yang memberi,” kata Guntur Wasito, pria kelahiran 24 Desember 1960 ini.

Guntur demikian panggilannya, berpendapat bawha meminta jabatan kepada pejabat yang lebih tinggi atau kepada anggota dewan adalah perbuatan yang tidak baik. Bahkan perbuatan itu menurutnya haram, atau tidak sah. Serta melanggar sumpah dan janji PNS.

Guntur sendiri mengaku yakin, selama ini dirinya bersih. Tidak pernah melakukan jual beli dan atau meminta maupun memberi jabatan kepada pejabat di atasnya atau pegawai di bawahnya. “Jabatan itu saya nikmati. Tidak saya rasakan. Camkan itu, kedua kata itu beda,” katanya.

Menikmati jabatan itu berarti apapun jabatannya dinikmati, dikerjakan dengan senang hati, tampa beban. Tetapi manakala jabatan dirasakan maka jika jabatan itu basah akan dirasakan enak. Sebaliknya manakala jabatannya kering sebaliknya akan mengeluhkannya.

Guntur yakin jabatan itu amanah. Jabatan itu Tuhan yang memberinya. Bukan orang lain. “Saya pegang teguh amanah ini,” katanya. Guntur pun mengaku tidak mempermasalahkan, karirnya tergolong lambat jika dibandingkan dengan PNS lain seangkatannya. Bahkan telah disalip juniornya.

Guntur sendiri telah sembilan kali berpindah pindah. Antara lain, mulai menjadi mantri polisi Eromoko, Ngadirojo, Sekcam Karangtengah, Sekcam Nguntoronadi, Staf Kepegawaian, Staf Bappeda, Sekdin Dipenduk Capil, Bagian Pertanahan dan kini Tata Pemerintahan.[[email protected]]

error: Content is protected !!