Dua Pencuri Rute Penglima Sudirman Tertangkap

0 33
Pelaku pencurian tanda route gerliya dan barang bukti | Foto Bagus

infowonogiri.com  – BATURETNO  – Hilangnya papan pengingat rute gerilya Panglima Besar Jendral Sudirman di kawasan Wadug Gajah Mungkur (WGM) di Dusun Sepat, Desa Gambiranom,  Kecamatan Baturetno terungkap. Jajaran Reskrim Polsek Baturetno berhasil menangkap dua orang yang diduga pelaku pencurian tiang dan papan rute gerliya pahlawan Nasional itu.

Adalah Rahayu (42) dan Rohmadi (40) keduanya petani warga Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno. Polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa rangkaian plat baja seberat 108 kilogram yang dipasang di ujung tiang dari tukang rosok di Baturetno.

Kapolsek Baturetno AKP Marno SH melalui Kanitreskrim Riyono mengemukakan, Rangkaian baja penanda rute itu dicuri Senin (3/12) lalu. Dua hari kemudian, aksi pencurian itu dilaporkan ke Polsek. Sabtu (8/12) kemarin, kedua pelaku pelaku dan barang buktinya ditangkap di rumahnya.

Hasil penyidikan, aksi pencurian itu inisiatif dari Rohmadi. Rencana aksi itu dirancang saat keduanya berada di lahan pertanian dekat tiang penanda rute gerilya Jendral Sudirman. Pencurian dilakukan pukul 04.30 Wib. Untuk merobohkan tiang tersebut, kedua pelaku membawa alat berupa palu, betel dan gergaji besi.

Tiang setinggi penyangga kabel listrik itu pun berhasil dijarah. Kemudian mereka memotong baut pengikat tiang beton dengan plat besi yang dirangkai menjadi semacam mahkota penanda. Setelah terputus, rangkaian besi itu dibongkar menjadi empat bagian. Secara bergotong royong kedua pelaku menjualnya ke tukang rosok Rp.350 ribu.

 Terungkapnya kasus tersebut karena ada saksi warga setempat yang mengetahui aksi mereka. Kemudian melaporkan kasus tersebut ke anggota polisi. Setelah polisi melacak kerumahnya, Rahayu dikabarkan kabur. Sedangkan Rohamdi bersembunyi di sawah. Kepada keluarganya, Riyono berpesan agar mereka menyerahkan diri.

Sabtu kemarin, mereka berhasil ditangkap saat turun dari Bus. Keduanya kini ditahan di Mapolres Baturetno. “Kami sampaikan terima kasih kepada warga. Kami mita warga mengamankan penanda rute Panglima Sudirman. Penanda gerilya itu mempunyai nilai saejarah dan ekonomi tinggi,” pungkanya.[[email protected]]

 

error: Content is protected !!