Ditemukan Kantung Air Bawah Tanah Wonogiri Kota dan di Pracimantoro

0 70
Saat musim Kemarau warga Pracimantoro mengangsu air yang jauh dari rumahnya | Foto : Bagus

infowonogiri.com – PRACIMANTORO – Dinas Pengairan Energi dan Sumberdaya Mineral (PESDM) Kabupaten Wonogiri telah menguji alat pencari air geolistrik di Kecamatan Pracimantoro dan di Kecamatan Wonogiri Kota, belum lama ini. Hasilnya, ditemukan adanya kantung-kantung air bawah tanah di Desa Sedayu, Kecamatan Pracimantoro, dan di Alas Kethu Wonogiri.

“Kami sudah dua kali menjajal alat itu. Dengan alat itu, kami menemukan adanya air dalam tanah di Desa Sedayu. Kedalamannya berkisar 30-35 meter,” kata Kepala Dinas PESDM Wonogiri, Arso Utoro melalui Kabid Geologi Air Tanah dan Energi, Eko Septaningsih. Namun, sumber air bawah tanah tersebut belum bisa dipastikan bentuknya.

Apakah berbentuk sungai bawah tanah atau hanya kantung-kantung air bawah tanah. Faktanya, dalam komputer terekam ada kantung-kantung air di bawah tanah di desa setempat. PESDM telah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat dan Pemprov Jateng untuk melakukan pengeboran.

“Kami mengusulkan proyek eksplorasi karena mengebor di tanah karst itu seperti gambling (berjudi). Mungkin saja setelah dibor, baru disedot beberapa jam sudah habis. Kemudian harus menunggu beberapa jam lagi agar kantung airnya terisi kembali,” teragnya. Proyek pengeboran membutuhkan biaya sekitar Rp 350 juta. APBD Wonogiri diperkirakan tidak mampu membiayainya.

Asal tahu, geolistrik merupakan alat yang bisa mendeteksi air di dalam tanah. Alat tersebut hanya bisa diterapkan pada bentang permukaan bumi yang luas dan datar. Setiap pengecekan satu titik membutuhkan waktu satu jam.

Di sisi lain, pemerintah pusat tahun ini memberikan bantuan pengeboran sumur di Desa Gendayakan, Kecamatan Pranggupito Wonogiri. Air yang didapat dari sumur tersebut akan disedot dan dikelola oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS).[[email protected]]

error: Content is protected !!