Bencana Alam Serang Jatiroto

0 79

infowonogiri.com – JATIROTO – Seiring datangnya musim hujan, wilayah Wonogiri tak luput dari bencana alam. Sabtu (8/12) sekitar pukul 15.45 Wib, angin kencang menerpa dua Desa di wilayah Kecamatan Jatiroto. Akibatnya sebanyak 33 rumah di Dusun Sambiroto Kelurahan/Kecamatan Jatiroto, atap rumahnya semburat bertaburan.

Satu warga dilarikan ke rawat inap karena tertimpa blarak
Selain merusakkan rumah, ratusan pohon sonokeling di Desa Pesido tumbang hingga menutup Jl Jatiroto – Tirtomoyo. Bahkan salah satu penduduk Kelurahan Jatiroto dirawat ke rawat inap Jatiroto, yakni Tumi. Dia tertimpa blarak (pelepah dauh kelapa). Diperkirakan bencana tersebut mengakibatkan kerugian ratusan juta.
Camat Jatiroto Panji Tito Yuwono menengmukakan, bencana alam puting beliung diawali dengan mendung gelap. Sebelum terjadi hujan deras, bencana alam diawali dengan angin kencang menyapu wilayah kota Kecamatan Jatiroto. “Anginnya kencang, beberapa kali terjadi, sampai akhirnya hujan deras,” ujar Haryanto Sekcam Kecamatan Jatiroto.
Camat Jatiroto Panji Tito Yuwono mengemukukan, sesaat setelah hujan reda, pihaknya bersama anggota Muspika Kecamatan Jatiroto turun mendata penduduk yang menjadi korban bencana alam angin puting beliung. Muspika dan masyarakat bekerja bakti gotong royong membersihkan puing-puing atap rumah.
“Ada sebagian yang rusak berat, ada juga yang rusak ringan. Hampir semua kerusakan terjadi pada bagian atap rumahnya. Namun tidak ada yang roboh atau tertimpa pohon. Ada satu warga yang tertimpa blarak, sempat dibawa ke rawat inap. Sampai hari ini masyarakat masih bekerja bakti,” kata Camat Jatiroto.
Camat melaporkan sedikitnya ada 12 rumah yang mengalami rusak parah. Sedangkan 21 lainnya rusak ringan. Sedangkan pohon yang tumbang tidak hanya hutan rakyat. Tetapi juga menimpa hutan negara milik Perhutani. Bencana angin puting beliung kali pertama  terjadi sejak Panji Tito Yuwono menjadi Camat Jatiroto.

Sedangkan kerusakan hutan negara milik Perhutani belum dihitung, berapa pohon yang tumbang. Namun diperkirakan mencapai ratusan pohon. Antara lain pohon sono keling, jati, yang berumur 26 tahun. Total kerugian mencapai ratusan juta. Total luas hutan negara di wilayah Jatiroto seluas 17,6 hektare. Akan tetapi hutan hutan terkena bencana alam belum diketahui.[[email protected]]

error: Content is protected !!