Truk LPG 3Kg Tabrak Warga 1 Tewas 1 Luka Berat

0 35
Truk Elpiji di Nguntoronadi | Foto Bagus

infowonogiri.com – NGUNTORONADI – Kecelakaan lalulintas di jalan raya kembali memakan tumbal manusia. Kali ini seorang pejalan kaki meninggal di tempat kejadian perkara, Suyem (80) dan anaknya Mariyem, 45 terluka parah, akibat tertabrak truk pengangkut LPG 3 Kg Nopol AD 1491 PG milik PT Arimulyo.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jl Raya Nguntoronadi – Baturetno (Jl Raya Pacitan) KM 40, di Dusun Dringo, RT 003 RW 005 Desa Wonoharjo Kecamatan Nguntoronadi, Sabtu (17/11) siang. Truk tersebut dikemudikan oleh Tato warga RT 04 RW 09 Kelurahan /Kecamatan Tirtomoyo.

Saksi di lokasi kejadian mengemukakan, truk tersebut meluncur dari arah Selatan menuju ke Utara. Kecelakaan terjadi persis di depan rumah korban. Pada saat dua perempuan ibu dan anak itu menyeberang jalan. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tak dapat menghindarinya. Sehingga terjadilah tabrakan.

Kedua pejalan kaki tertabrak mobil tersebut. sedangkan mobil truk berusaha menghindari namun gagal, malah akhrinya truk tersebut masuk jurang sedalam empat meteran. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Citra Medika.

Korban tewas pejalan kaki akibat tertabrak truk elpigi di Nguntoronadi | Foto Bagus

“Mbah Mariyem dan Suyem baru saja turun dari Angkudes usai cek kesehatan di Puskesmas Nguntoronadi mau menyeberang ke rumahnya, dari arah selatan ada truk elpiji,” tutur tetangga korban. Suyem terseret sekitar delapan meter sampai isi perutnya terburai. Sedangkan Mariyem terpental dan terluka serius.

Setelah truk menabrak kedua pejalan kaki, truk tersebut langsung oleng ke kiri sampai terjun ke jurang sedalam lima meter di bagian barat jalan (kiri). Truk itu masuk ke halaman rumah milik Soleh. Pengemudi dan kernet langsung kabur. Tidak satupun warga yang mengetahuinya.

Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK melalui Kasatlantas AKP Sugiyatmo SH melalui Kanitlaka Iptu Surono SH mengemukakan, truk itu mengangkut sekitar 400-an tabung gas LPG ukuran 3 Kg. “Kecelakaan sudah ditangani, kita masih memeriksa saksi saksi,” ujarnya. [[email protected]]

error: Content is protected !!